Angkasa Pura 2

BPTJ Pastikan Belum Seluruh Jalan Tol Jakarta-Surabaya Selesai Pada Angkutan Lebaran 2018

KoridorSabtu, 14 April 2018
DapPP8fUwAAsp-d

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (PBJT) Herry Trisaputra Zuna memastikan jalan tol Jakarta hingga Surabaya belum dapat beroperasi seluruhnya. Masih ada beberapa ruas jalan tol yang fungsional. Oleh karenanya, pengguna jalan khususnya pemudik diminta untuk waspada.

“Jalan tol dari Jakarta- Surabaya ada yang beroperasi dan ada juga yang fungsional, ini sampai waktunya nanti masih terus diupayakan, ada beberapa titik kritis yang pertama dari Pemalang – Batang nanti kita akan cek pak menteri (Menteri PUPR) besok akan mengecek lapangan. Kemudian dari Salatiga ke Solo dan yang satunya lagi dari Wilangan ke arah Kertosono,” jelas Herry usai Rakor Angkutan Lebaran 2018 di Jakarta, Jumat (13/4/2018).

Herry juga mengatakan pihaknya akan menyiapkan sejumlah rest area tambahan khususnya di ruas tol Semarang – Batang. Terkait hal ini rencananya nantinya setiap 10 kilometer akan disiapkan rest area sementara yang dilengkapi fasilitas seperti toilet, mushola, dan tempat istirahat.

Pasokan BBM harus Aman

Sementara, untuk menjaga kelancaran arus mudik Menhub meminta Kementerian ESDM dan PT Pertamina untuk menyoapkan SPBU tambahan khususnya di rest area jalan tol, dan beberapa ruas jalan tol fungsional selama arus mudik dan balik Lebaran mendatang.

“Pengalaman Lebaran tahun 217 lalu, Pertamina menyiapkan kantong-kantong BBM dan gerai pelayanan BBM khususnya di ruas tol fungsional Brebes-Batang. Untuk Lebaran tahun 2018 ini, Pertamina diminta menyiapkan hal serupa bahkan lebih baik lagi,” pinta Menhub Budi Karya.

BBM kini sudah mejadi komoditas pokok masyarakat, selain sandang dan papan atau perumahan. Selama perjalanan arus mudik dan balik Lebaran, menurut Mnhub, makan pasokan dandistriusi BBM harus dipastikan baik dan cukup jumlahnya.

Turut hadir pada Rapat Koordinasi penyelenggaraan Angkutan Lebaran Tahun 2018 diantaranya Sekretaris Jenderal Sugihardjo, Dirjen Perhubungan Darat Budi Setiyadi, Dirjen Perhubungan Laut Agus Purnomo, Dirjen Perhubungan Udara Agus Santoso.

Selain itu, Kepala BPTJ Bambang Prihartono, Kepala Balitbang Umiyatun Hayati Triastuti, Kepala Basarnas M. Syaugi, Direktur Utama PT. Jasa Marga Desi Arryani, dan sejumlah instansi terkait seperti Polri, Kementerian Ketenagakerjaan, BMKG, BUMN dan Asosiasi sektor transportasi.(helmi)