Angkasa Pura 2

Kabupaten Mahakam Ulu Kaltim Butuh Angkutan Perintis

Koridor OtomotifMinggu, 15 April 2018
IMG-20180414-WA0017

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Kabupaten Mahakam Ulu (Prov. Kalimantan Timur/ Kaltim) merupakan kabupaten yang baru terbentuk tahun 2013. Hasil pemekaran dari Kab. Kutai Barat.

Kabupaten berbatasan dengan Serawak (Malaysia) membutuhkan infrastruktur transportasi  yang lebih baik dan memadahi. Dengan begitu akan memudahkan mobilitas warga serta memdukung distribusi logistik kawasan ini.

“Kini, kondisinya masih terbatas dan perlu banyak pembangunan,” kata Kepala Lab Transportasi Unika Soegijopranoto Semarang Djoko Setijowarno kepada BeritaTrans.com di Jakarta, Sabtu (14/4/2018).

Dikatakan, untuk menuju kabupaten ini bisa menggunakan transportasi udara, sungai dan darat. Memiliki bandara Datah Dawai yang berjarak sekitar 170 km dari Ujoh Bilang, ibukota Kabupaten Mahakam Ulu.

“Dari Bandara Aji Pangeran Tumenggung (Samarinda) butuh 1,5 jam menggunakan  pesawat Susi Air kapasitas 14 penumpang. Ini merupakan penerbangsn perintis yang mendapat subsidi dari pemerintah,” jelas Djoko.

Sementara, Bandara Datah Dawai untuk melayani masyarakat Long Pahangai yang berdekatan dengan negara tetangga Serawak (Malaysia). Bisa juga menggunakan pesawat terbang dari Balikpapan atau Samarinda menuju Bandara Melalan (Kab. Kutai Barat).

“Perjalanan menuju ke Ujoh Bilang masih berlanjut dengan speedboat Rp 400 ribu per orang selama 3-4 jam tergantung kondisi air sungai. Musim kemarau, transportasi sungai mengalami kendala. Air surut,” papar Djoko.

IMG-20180414-WA0016

Jalan Penghubung

Jika menggunakan jalan penghubung Samarinda-Sendawar (Kab. Kutai Barat)-Ujoh Bilang (Kab. Mahakam Ulu), menurut Djoko, harus ditempuh selama 18 jam melalui jalan darat.

“Sendawar (Tering) – Ujoh Bilang yang beraspal kurang lebih 5 km. Selebihnya, masih berupa jalan tanah dan ada yang sudah berbutir (koral),” terang Djoko.

Jalan yang sudah beraspal, antara Samarinda – Sendawar (330 km) ditempuh 7 – 8 jam. “Namun kondisi lapisan aspal belum sebaik di Jawa,” urai dia.

“Dari Sendawar – Ujoh Bilang jaraknya 170 km. Kondisi jalan sebagian besar berupa tanah dan berkubang,”  tukas Djoko.

Selanjutnya, jika seluruh jaringan jalan sudah beraspal mulus, perjalanan bisa ditempuh 8-10 jam.

“Kini, warga Mahakam Ulu mendambakan jalan ini bisa segera selesai dibangun, supaya bisa dimanfaatkan. Kementerian Perhubungan juga sekarang bisa membantu pengadaan bus perintis,” tegas Djoko.(helmi)

loading...