Angkasa Pura 2

Tarif Bus Premium Ditetapkan Operator, Tapi Mereka Bisa Membuat Terobosan Bidang Marketing

Koridor OtomotifSenin, 16 April 2018
IMG-20180412-WA0004

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Berdasarkan survei yang pernah dilakukan Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) pada tahun 2017, para pengguna kendaraan pribadi di perumahan sekitar Cibubur bersedia pindah menggunakan angkutan umum. Dengan catatan, sudah tersedia angkutan umum bus dengan fasilitas dan pelayanan seperti bus premium.

“Bus premium ini sifatnya pelayanan nonekonomi, dan Pemerintah tidak menetapkan secara khusus. Penentuan tarif dilakukan oleh operator sesuai mekanisme pasar namun tentu dengan memperhitungkan ability to pay para penggunanya,” kata Dirut Perum PPD Pande Putu Yasa di Jakarta, kemarin.

Besaran tarif akan ditentukan sesuai harga keekonomiannya. Meski begitu, pihak operator bisa membuat terobosan dan trik-trik marketing masing-masing. “Bisa dengan tarif promosi, atau kompensasi lain yang intina memberikan pelayanan ekstra kepada konsumennya,” papar Putu.

Adapun hasil survei BPTJ, lanjut Putu, menyebutkan kesediaan mereka membayar tarif bus premium berada pada kisaran Rp20.000,- hingga Rp25.000/ orang.

Sebelumnya, Kepala BPTJ Bambang Prihartono menyebutkan, “Potensi penumpang dari arah Cibubur dan juga Tangerang ke Jakarta sebenarnya cukup besar. Pemerintah telah membuka ruang kepada operator untuk mengembangkan produk pelayanannya,” kata dia.

“Jadi operator bus tentunya harus merespon dengan strategi marketing dan pelayanan yang baik. Dengan begitu, akan mampu menggaet penumpang yang lebih besar lagi,” urai Bambang.

Sejauh ini menurut Bambang para operator juga telah memulai melakukan berbagai strategi promosi. “Ada operator yang mengenakan tarif promo bahkan gratis untuk periode tertentu, saya apresiasi langkah mereka. Dengan kerja keras dan prifesionalsime yang tinggi, kita optimis tarye bus premium ini akan diminati masyarakat,” tegas Bambang Pri.(helmi)

loading...