Angkasa Pura 2

Kemenhub Gelar Pembekalan Penanggulangan Tumpahan Minyak di Laut

Dermaga SDMJumat, 20 April 2018
IMG_20180420_170600

IMG_20180420_170620

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Wilayah perairan Indonesia, baik di laut maupun sungai, yang memiliki risiko terjadinya musibah tumpahan minyak yang dapat mencemarkan dan/atau merusak lingkungan, seperti kegiatan pelayaran, kegiatan pengusahaan minyak dan gas bumi, serta kegiatan lainnya.

Untuk mengantisipasi dan menangggulangi hal tersebut, diperlukan suatu sistem tindakan penanggulangan yang cepat, tepat, dan terkoordinasi.

Direktur Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai, Jhonny Silalahi, pada saat membuka acara Pembekalan Personel Penanggulangan Pencemaran Tingkat Operator dan Administrator menyampaikan bahwa pihaknya perlu melaksanakan pelatihan.

“Kegiatan ini kita selenggarakan untuk memenuhi ketersediaan personil penanggulangan pencemaran di pelabuhan, serta dalam rangka melakukan edukasi dan peningkatan pemahaman tentang Penanggulangan Tumpahan Minyak bagi petugas Ditjen Hubla,” ujar Jhonny di Jakarta, Jumat (20/4/2018).

Pembekalan diberikan kepada para personel penanggulangan pencemaran tingkat Operator dan Supervisor dari Kantor Unit Pelaksana Teknis Ditjen Hubla yang bertugas langsung di lapangan.

Sedangkan pada hari ke-3, pembekalan diberikan untuk personel tingkat 3 atau pejabat tingkat manajerial, khususnya bagi para kepala kantor UPT Ditjen Perhubungan Laut. Adapun Pembekalan Personel Tingkat Administrator ditujukan membekali pemahaman dan pengetahuan Para Kepala Kantor di 30 UPT DJPL tentang penanggulangan tumpahan minyak.

“Hal ini berguna ketika Para Kepala Kantor selaku Syahbandar bertindak Sebagai Mission Coordinator Tier 1 maupun Tier 2,” ungkap dia.

Diharapkan, baik petugas di lapangan maupun administrator bisa mendapatkan pengetahuan serta pemahaman yang benar tentang penanggulangan tumpahan minyak.

Hal ini, menurut Jhonny sangat penting, khususnya sebagai salah satu bekal bagi para kepala kantor UPT Ditjen Perhubungan Laut ketika harus bertindak menjadi Mission Coordinator (MC) Tier 1 maupun MC Tier 2 bagi syahbandar di Kantor Syahbandar Utama, dengan harapan mereka dapat mengkoordinasikan dan mengendalikan operasi penanggulangan tumpahan minyak ketika terjadi tumpahan minyak di laut maupun di pelabuhan. (omy)

loading...