Angkasa Pura 2

Ada 10 Elemen Manajemen Keselamatan Perusahaan Angkutan Umum

KoridorSelasa, 24 April 2018
IMG-20180424-WA0029

IMG-20180424-WA0032

SOLO (BeritaTrans.com) – Ada 10 elemen manajemen keselamatan perusahaan angkutan umum yang akan dimasukkan dalam Peraturan Menteri Perhubungan tentang Pedoman Sistem Manajemen Keselamatan (SMK) Perusahaan Angkutan Umum.

Dalam Workshop Peraturan Perundang-undangan Bidang Perhubungan Darat di Solo, Selasa (24/4/2018), Direktur Pembinaan Keselamatan Transportasi Darat Ahmad Yani memaparkannya di hadapan puluhan peserta.

Kesepuluh elemen itu diantaranya komit dan kebijaksanaan, pengorganisasian, manajemen bahaya dan risiko, fasilitas pemeliharaan dan perbaikan kendaraan. Selanjutnya dokumentasi dan data, peningkatan kompetensi dan pelatihan, tanggap darurat, pelaporan kecelakaan internal, monitoring dan evaluasi, dan terakhir pengukuran kinerja.

“Semua itu menjadi kewajiban yang harus dilaksanakan manajemen dan seluruh tenaga kerja sebagai satu kesatuan,” tutur Yani.

Dia menyampaikan bahwa tujuan dibuat PM SMK ini diantaranya adalah untuk memastikan tata kelola keselamatan dalam penyelenggaraan angkutan umum sesuai standar keselamatan yang diundangkan.

Kedua, tujuannya adalah untuk mencegah dan mengurangi kecelakaan lalu lintas dan angkutan jalan.

“Sedangkan ruang lingkupnya antara lain penerapan SMK perusahaan angkutan umum, pembinaan SMK perusahaan angkutan umum, dan sanksi administratif,” ujarnya. (omy)