Angkasa Pura 2

Irjen Kemenhub Sudah Periksa 34 Pelabuhan KDP, Ini Hasilnya

Dermaga KoridorJumat, 27 April 2018
IMG-20180427-WA0015

JAKARTA (BeritaTrans.com) -  Irjen Kementerian Perhubungan Wahju Satrio Utomo dan Dirjen Perhuhungan Laut (Hubla) Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Agus Purnomo menyampaikan   hasil pemeriksaan 33 proyek pelabuhan yang statusnya konstruksi dalam pengerjaan (KDP).

“Proyek itu tak semua mangkrak, tapi ada yang masih dikerjakan tapi tersendat. Ada juga yang sudah selesai tapi belum dioperasikan karena karena belum mendapat approval,”  kata  Tommy, sapaan akrab lrjen Kemenhub  di Jakarta, Jumat  (27/4/2018).

Meski diakui,  kata dia, ada juga proyek pelabuhan  yang tak bisa dilanjutkan karena berbagai alasab teknis dan lungkungan.  Namun, proyek itu akan dialihkan peruntukannya ke objek lain yang lebih bermanfaat dan tidak menimbulkan  kerugian negara.

“Saya dan tim sudah mengunjungi 34 proyek pelabuhan dengan berbagai masalah yang berbeda. Tapi kita bertekad agar proyek itu bisa dilanjutkan sesuai hasil kajian dan rekomendasi yang akan disampaikan dari Itjen Kemenhub,” jelas Tommy lagi.

Banyak kendala terjadi di lapangan, mulai keterbatasan dana, kondisi lungkungqn yang berubah. “Namun ada pula pelabuhan tak bisa dioperasikan karena akses jalan dari dan menuju pelabuhan yang memang belum dibangun,” sebut Tommy memberi contoh.

Tim Irjen Kemenhub, menurut Tommy bukan turun sendirian. Tapi juga melibatkan pihak lain seperti Kementerian PUPR, Kementerian LHK, bahkan Pemda setempat. “Jika ada masalah, bisa langsung dibahas dan dicarikan solusinya yang terbaik. Proyek tersebut memang melibatkan lintas kementerian/lembaga,” jelas Tommy.

Dia menyebutkan, ada proyek pelabuhan yang sampai kini masih belum selesai yaitu Pelabuhan Muara Batuan  dan Muara Putih di daerah Kalimantan Selatan. Tapi pelabuhan  itu memang sangat dibutuhkan masyarakat.

“Daerah itu harus ditempuh dengan 13 jam pelayaran dari Kotabaru, Kalsel. Saat ini hanya dilayani kapal perintis  dan tak bisa sandar karena belum ada pelabuhan yang representatif. Mereka harus ganti kapal nelayan kecil untuk  sampai  ke darat,” papar Tommy.

Untuk proyek seperti ini, sebut Tommy, harus dilanjutkan karena memang sangat dibutuhkan warga masyarakat. Susah 72 tahun Indonesia merdeka masih ada anak bangsa seperti itu.

“Negara harus hadir sekaligus untuk membuka  keterisolasian  daerah. Maka dua pelabuhan di Kalsel itu harus segera dilanjutkan,” papar Tommy.

Anggarjan 10 Pelabuhan

Sementara, Dirjen Hubla Agus Purnomo menambahkan, pihaknya sudah komitmen aan akan melanjutkan pembangunan 10 proyek pelabuhan di Tanah Air.

“Proyek pelahuhan itu harus dibangun sesuai skala prioritas  dan kemampuan pendanaan Pemerintah,” kata Agus tanpa merinci.

Dia menambahkan, pihaknya akan terus mengkaji dan menindaklanjuti rekomendasi dari Tim Irjen Kemenhub terkait 33 proyek pelabuhan KDP ini.

“Proyek pelabuhan itu akan terus dilanjutkan tentunya sesuai kondisi dan kemampuan pendanaan di APBN. Pemerintah dalam hal ini Ditjen Hubla harus selektif dan hati-hati.”

“Semua proyek pelabuhan yang dibangun harus dipastikan bermanfaat untuk bangsa dan negara,” tandas Agus.(helmi)