Angkasa Pura 2

Kemenhub Prihatin dan Terus Cari Korban KM STB 1.500 Tenggelam yang Hilang

DermagaJumat, 27 April 2018
IMG-20180427-WA0017

FB_IMG_1524836123175

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Kementerian Perhubungan cq Ditjen Perhubungan Laut prihatin atas tenggelamnya kapal KM.STB 1.500 di perairan di perairan Morowali, Sulawesi Tengah, Kamis (26/4/2018) yang mengakibatkan satu orang tewas dan empat orang lainnya dinyatakan hilang.

“1 orang tewas dan 11 orang selamat dan berhasil dievakuasi ke Klinik PT IMIP di Bahodapi untuk selanjutnya dibawa ke RSUD Morowali Bungku,” ujar Direktur Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) Capt. R Jhonny Silalahi di Jakarta.

Pihaknya terus melanjutkan mencari korban hilang berkordinasi dengan Tim SAR AL, Pol Airud, dan KPLP Kolonedale.

Dari tenggelamnya kapal tersebut, terhadap kerugian harta benda, banyak barang berharga milik awak kapal yang ikut hilang.

“Pada saat tenggelam, mengalami kebocoran pada haluan kapal, namun masih terus diinvestigasi penyebab kecelakaan dengan pasti,” ujarnya.

Seperti diketahui, kapal tersebut jenis kargo milik PT Lintas Armada Indonesia dengan 16 orang awak termasuk Nakhoda Jhon Heney.

Kapal membawa semen curah 1.349,39 MT berangkat dari pelabuhan Biringkasi pada 23 April 2018 pukul 10.00 Wita dengan pelabuhan tujuan Morowali.

Ditjen Hubla mengingatkan bahwa faktor keselamatan dan keamanan pelayaran harus menjadi perhatian utama dan jangan diabaikan.

Periksa kapal sebelum berangkat dan bila terjadi kondisi cuaca yang kurang bersahabat dan berbahaya bagi pelayaran, Nakhoda harus berani mengambil keputiisan untuk menunda pelayaran. (omy)