Angkasa Pura 2

Ditjen Hubdat lngatkan PO dan Awak Kendaraan Umum Peduli Keselamatan

Koridor OtomotifMinggu, 29 April 2018
IMG-20180425-WA0017

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Direktur Pembinaan Keselamatan Transportasi Ditjen Perhubungan Darat (Hubdat) Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Ahmad Yani meminta perusahaan otobus (PO) dan awak kendaraan peduli dan komit pada aspek keselamatan.

Aspek keselamatan mutlak harus dipenuhi dalam industri transportasi. “Ditjen Hubdat akan memeriksa dan menegakkan aturan tentang keselamatan secara konsisten,”  kata Ahmad Yani menjawab BeritaTrans.com di Jakarta, Minggu (29/4/2018).

Pengalaman selama ini, menurut Yani, beberapa hal yang tak lolos uji kelaikan  jalan adalah ban, rem tangan dan sebagain wiper dan lampu baik lampu utama atau lampu sign.

“Mereka  itu terkait langsung dengan keselamatan. Jika nanti masih ditemukan komponen tersebut tak laik jalan, bus akan langsung dilarang operasi. Sebelum diperbaiki atau diganti dan dipastikan laik jalan kendaraan tak diizinkan beroperasi,” tandas Yani.

Dia menambahkan, aturan keselamatan itu mutlak harus dipenuhi,  apalagi pada armada angkutan umum. Pemerintah sebagai regulator harus memastikan semua armada yang digunakan untuk mengangkut penumpang umum harus selamat.

“Jika aspek keselamatan tak terpenuhi,  sanksinya jelas. Bus tak boleh beroperasi,” tegas Ahmad Yani.(helmi)

loading...