Angkasa Pura 2

Jalan Nasional Siap Dilalui Arus Mudik, Termasuk Jembatan Babat-Widang Lamongan

KoridorSenin, 30 April 2018
IMG-20180429-WA0027

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memastikan jalan tol Jakarta – Surabaya sudah selesai pada masa angkutan Lebaran 2018. Tapi jalan nasional juga sudah (siap) digunakan. Kemenhub berusaha membangun kesadaran masyarakat di daerah-daerah yang di singgahi Tim Touring Sepeda Mudik Jakarta-Surabaya bekerjasama dengan pimpinan daerah

“Namun jalan nasional bagus sekali dari Jakarta – Semarang – Solo – Surabaya. Jalan nasional di Selatan Jawa juga bagus. Jalur pantura Jatim, khususnya jembatan Babat-Widang Lamongan yang putus, dijanjikan oleh Kementerian PUPR sudah selesai dibangun saat angkutan Lebaran tiba,” kata Menhub Budi Karya Sumadi di Jakarta, Minggu (29/4/2018).

Disampaikan Menhub jika ada hal-hal yang belum baik terkait kesiapan mudik Lebaran, akan menjadi feedback bagi pihaknya untuk melakukan pengecekan dan perbaikan. Menhub berharap pada penyelenggaraan angkutan Lebaran tahun ini akan terwujud zero accident.

Sementara, Dirjen Perhubungan Darat Budi Setiyadi menyampaikan, program Touring Sepeda Mudik Lebaran 2018 bertujuan untuk mengedukasi masyarakat agar lebih disiplin berkendara.

“Kemenhub bekerjasama dengan beberapa pihak terkait, melalui kegiatan ini juga mau menggelar program kampanye keselamatan lalu lintas. Kita ingin masyarakat lebih bertanggung jawab dan disiplin dalam berlalu lintas,” ucapnya.

Selain mengedukasi disiplin berkendara melalui kegiatan ini pemerintah juga menghimbau masyarakat untuk beralih dari kendaraan pribadi ke transportasi publik untuk terciptanya zero accident.

Berbagai komunitas sepeda di Indonesia akan terlibat langsung dalam salah satu perhelatan akbar ini, tidak kurang dari 1000 pesepeda akan bergabung dan mengkampanyekan keselamatan jalan.

Jumlah pesepeda yang akan terlibat di berbagai kota antara lain Jakarta sebanyak 200 orang, Cirebon 100 orang yang akan dipimpin oleh Komunitas Sepeda ISSI, Semarang sebanyak 150 pesepeda dipimpin oleh komunitas sepeda Samba, Solo 100 orang pesepeda yang akan dipimpin oleh SCC, dan Surabaya sebanyak 200 orang pesepeda yang akan dipimpin oleh Komunitas Sepeda SRBC.

Acara ini didukung oleh berbagai pihak baik pemerintah dalam hal ini 5 pilar keselamatan (Kementerian Perhubungan, BAPPENAS, Kementerian PUPR, Polri, dan Kementerian Kesehatan) maupun swasta yang bersama-sama mengkampanyekan keselamatan berkendara di jalan raya.

Dengan harapan bahwa adanya koordinasi, dukungan, serta sinergitas dari pemimpin daerah akan semakin meningkatkan kesadaran masyarakat dalam keselamatan berkendara dan menurunkan angka kecelakaan di jalan.(helmi)

loading...