Angkasa Pura 2

BPTJ Evaluasi Kebijakan Tol Jagorawi dan Janger

KoridorSelasa, 1 Mei 2018
IMG_20180419_112244

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) merilis evaluasi kebijakan yang diterapkan pada Tol Jagorawi dan Jakarta-Tangerang (Janger) mulai April 2018.

Pada Tol Jagorawi, seperti diketahui menurut Kepala BPTJ Bambang Prihartono, paket kebijakan yang digelontorkan ada tiga yakni skema ganjil-genap ramp on Cibubur 2 arah Jakarta pukul 06.00-09.00 WIB setiap hari kerja kecuali libur nasional.

Kedua, penerapan lajur khusus angkutan umum (LKAU) dari Bogor hingga Pasar Rebo khusus arah Jakarta 06.00-09.000 WIB setiap hari kecuali libur nasional.

“Terakhir pengembangan rute JR Connexion di Perumahan Legenda Wisata, Citra Grand, Cibubur Country, Metland Transyogi dan Cibubur Residence,” tutur Bambang Pri, Selasa (1/5/2018).

Hasil Evaluasi Jagorawi Minggu Kedua Penerapan (23-27 April 2018) antara lain:

1. Rata-rata Penurunan Total Lalin di GT. Cibubur 2 Pukul 06.00 – 09.00 WIB dari normal sebanyak 7.719 kendaraan menjadi 5.536 kendaraan atau turun sebesar 28,28 %.

2. Rata-rata Kendaraan yang berpindah waktu perjalanan menjadi lebih pagi Pukul 04.00 – 06.00 WIB dari normal 3.428 kendaraan menjadi 3.626 kendaraan atau naik sebesar 5,76 %.

3. Rata-rata Kendaraan yang berpindah rute/gerbang tol melalui GT. Cimanggis pukul 06.00 – 09.00 WIB dari normal sebanyak 1.930 kendaraan mejadi 2.436 kendaraan atau naik 26,22%.

4. Rata-rata Volume lalu lintas di ruas Tol Jagorawi pada titik pengamatan Jembatan Lapangan Tembak (Segmen Cibubur – Pasar Rebo) turun dari 5.436 kendaraan/jam menjadi 4.321 kendaraan/jam atau turun 20,50%.

5. Load Factor Rata-rata Transjabodetabek Premium Cibubur (rute Baru) pemberangkatan pagi sebesar 25% dengan rata-rata 4 trip dan pemberangkatan sore sebesar 82 % dengan rata-rata 4 trip.

6. Rata-rata Total Kendaraan yang dialihkan sebanyak 120 kendaraan/hari

7. Kecepatan rata-rata ruas jalan tol Jagorawi naik dari 31,65 km/jam menjadi 41,83 km/jam atau naik 32,19%.

Tol Janger

Sedangkan pada Tol Janger ada empat paket kebijakan yakni diantaranya skema ganjil-genap arah Jakarta ramp on Tangerang dan Kunciran pukul 06.00-09.00 WIB setiap hari kecuali hari libur nasional.

“Antara lain penerapan LKAU arah Jakarta dari Tangerang menuju Kebon Jeruk pukul 06.00-09.00 WIB setiap hari kecuali libur nasional,” ungkapnya.

Ketiga pembatasan angkutan barang mulai dari Tol Cikupa-Tomang dan terakhir pengembangn rute JR Connexion di lokasi perumahan prioritas yaitu Citra Raya, Alam Sutera, Villa Melati, BSD City, dan Perumahan Banjar Jaya.

Adapun hasil evaluasi Minggu II Penerapan (23 – 27 April 2018) adalah:

1. Rata – rata Penurunan Total Lalin di GT. Kunciran 2 dan Tangerang 2 Pukul 06.00 – 09.00 WIB dari normal sebanyak 6.738 kendaraan menjadi 5.060 kendaraan atau turun sebesar 24,9%

2. Rata -rata Kendaraan yang berpindah waktu perjalanan menjadi lebih pagi di GT. Kunciran 2 dan GT. Tangerang 2 Pukul 04.00 – 06.00 WIB dari normal 2.712 kendaraan menjadi 3.058 kendaraan atau naik sebesar 12,75%.

3. Rata – rata Kendaraan yang berpindah rute/gerbang tol melalui GT. Karawaci 2, Karawaci 4 dan Karang Tengah Barat 2 pukul 06.00 – 09.00 WIB dari normal sebanyak 8.184 kendaraan menjadi 8.430 kendaraan atau naik 3,01%;

4. Rata- rata Volume lalu lintas di ruas Tol Janger pada titik pengamatan Jembatan Rasuna Said (Segmen Kunciran – Tomang) turun dari 4.340 kendaraan/jam menjadi 3.405 kendaraan/jam atau turun 21,54%.

5. Load Factor rata- rata Transjabodetabek Premium Tangerang (rute baru) pemberangkatan pagi sebesar 66% dengan rata-rata 7 trip dan pemberangkatan sore sebesar 48 % dengan rata-rata 6 trip.

6. Rata – rata Total Kendaraan yang dialihkan dari Gerbang Tol Tangerang 2 dan Kunciran 2 sebanyak 215 kendaraan.

7. Kecepatan rata – rata ruas jalan tol Jakarta – Tangerang dari normal 22,09 km/jam menjadi 27,60 km/jam atau naik 24,95%. (omy)

loading...