Angkasa Pura 2

Tol Kartasura – Kertosono Layak Dilewati untuk Angkutan Lebaran 1439 H/2018

Koridor LitbangRabu, 2 Mei 2018
IMG_20180502_130654

NGANJUK (beritatrans.com) – Ruas jalan tol Kartasura, Jawa Tengah hingga Kertosono, Jawa Timur dinilai sudah layak untuk dilalui selama masa angkutan Lebaran 1439 H/2018.

Di ruas jalan tol yang memiliki panjang sekitar 177,2 km ini meski belum semua ruas jalan tolnya dioperasikan, tetapi beberapa bagiannya dianggap bakal layak difungsionalisasikan selama angkutan lebaran.

IMG_20180502_121616

Demikian menurut Kepala Bidang Program dan Evaluasi Transportasi Darat dan Perkeretaapian Badan Penelitian dan Pengembangan (Litbang) Kementerian Perhubungan Arif Anwar usai monitoring ruas jalan tol tersebut di Nganjuk, Jawa Timur, Rabu (2/5/2018).

Badan Litbang Kemenhub menjelang masa Angkutan Lebaran 1439 H/2018 melakukan monitoring kesiapan jalan tol Jakarta – Surabaya. Kegiatan ini dilakukan dua segmen yaitu segmen ruas jalan tol Jakarta – Semarang dan segmen ruas tol Semarang – Surabaya.

IMG_20180502_121846

Tim monitoring jalan tol Jakarta – Semarang dipimpin oleh Kabid Pengembangan Teknologi dan Penunjang Penelitian, Pusat Penelitian dan Pengembangan Trasportasi Jalan dan Perkeretaapian Badan Litbang Kememhub Muhammad Albahori. Sedangkan Arif Anwar memimpin tim monitoring ruas jalan tol Semarang – Surabaya.

“Berdasarkan hasil monitoring di lapangan dan keterangan dari para petugas kontraktor pebangunan ruas jalan dari Kartasura hingga Kertosono, saya optimistis jalan tol ini dapat dilalui pada saat angkutan lebaran nanti,” kata Arif.

IMG_20180502_122010

Berdasarkan hasil monitoring di ruas jalan tol Kartasura – Kertosono ada beberapa ruas tol yang sudah operasional, siap operasi, dan baru akan difungsionalkan pada saat angkutan lebaran.

Jalan tol yang sudah operasional adalah ruas tol Ngawi (Jawa Tengah) – Madiun – Wilangan (Jawa Timur) dengan panjang sekitar 49,8 km.

Sedangkan ruas tol yang sudah siap operasi adalah ruas tol Kartasura – Karang Anyar – Sragen, Jawa Tengah sepanjang 35 km.

Adapun tol Sragen – Mantingan – Ngawi (Jawa Tengah) dengan panjang sekitar 55 km baru akan difubgsionalkan selama masa angkutan lebaran karena masih banyak lintasan sebidang dan pembangunan overpass yang belum selesai.

Kemudian ruas jalan tol antara Wilangan – Kertosono (Jawa Timur) juga baru akan difungsionalkan untuk lebaran karena masih dalam proses pengerjaan.

IMG_20180502_152738

“Tetapi dengan waktu yang masih sekitar satu setengah bulan lagi ke masa angkutan lebaran, saya pikir ruas tol Wilangan – Kertosono bisa difungsionalisasikan,” katanya.

Dengan demikian, jalan tol Semarang – Surabaya, yakni dari tol Krapyak (Semarang) hingga Tol Warugunung (Sidoarjo) sepanjang kurang lebih 336,13 km dapat dimanfaatkan untuk arus mudik dan balik Lebaran 1439 H/2018.

IMG_20180502_160731

Sebagai informasi, Tim Monitoring Kesiapan Jalan Tol Semarang – Surabaya Badan Litbang berjumlah 8 orang. Terdiri dari Arif Anwar selaku ketua tim dengan anggota I Ketut Mudana, Buni Lukito, Hartono, Budi Aji, Yok Suprobo, dan Darmaningtiyas dari Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI), serta Aliyudin Sofyan dari beritatrans.com dan aksi.id. (aliy)