Angkasa Pura 2

Diskon Tarif Tol = Jebakan Batman Arus Mudik Lebaran 2018

Aksi Polisi KoridorSenin, 7 Mei 2018
kemacetan-di-ruas-tol-pejagan-brebes-timur-jateng_20160704_165608

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Mudik Lebaran 2018 sebentar lagi, tinggal menghitung jari. Isu primadona soal mudik Lebaran adalah fenomena kemacetan lalu lintas arus mudik.

“Dengan tersambungnya jalan tol Transjawa, Kepala Korlantas Mabes Polri Royke Lumowa, memprediksi arus mudik Lebaran 2018 akan lebih macet. Prediksi Kakorlantas ada benarnya, tersambungnya tol Transjawa akan mendorong eforia masyarakat menggunakan jalan tol sebagai alternatif mudik,” kata Ketua YLKI Tulus Abadi di Jakarta, Senin (7/5/2018).

Bahkan, lanjut dia, jalan tol menjadi akses utama. Sehingga volume traffic lalu lintas akan mendominasi jalan tol, dan bisa jadi jalan arteri menjadi sepi. 

Fenomena kemacetan di jalan tol akan makin parah, manakala pemerintah memberikan diskon tarif tol, selama arus mudik. “Pemerintah mengasumsikan diskon tarif tol untuk mengurangi beban traffic di jalan arteri, dan berpindah ke jalan tol. Artinya masyarakat bermigrasi dari jalan arteri ke jalan tol,” kata Tulus lagi.

Jadi, menurut YLKI, mudik Lebaran kali ini volume traffic akan membanjiri jalan tol karena dua hal, yakni: pertama, tersambungnya ruas jalan tol Transjawa, dari Merak sampai Surabaya. Dan kedua, adanya diskon tarif tol.

Jadi sesungguhnya diskon tarif tol itu bukanlah insentif bagi konsumen, tetapi merupakan disinsentif karena akan menciptakan kemacetan yang lebih parah di jalan tol. “Alias, diskon tarif tol adalah jebakan betman bagi konsumen pemudik,” jelas Tulus lagi.

“Diskon tarif tol bisa juga dimaknai sebagai upaya pemerintah mempromosikan ruas tol baru pada masyarakat dan bahkan merupakan bentuk “konspirasi” pemerintah dengan pengelola jalan tol,” terang Tulus.

Dengan fenomena itu, pada akhirnya kepolisian,  Kemenhub dan bahkan pemerintah daerah harus bekerja ekstra keras untuk melakukan rekayasa lalu lintas yang lebih kreatif dan cerdas.

“Jangan sampai tersambungnya ruas tol Transjawa dan diskon tarif tol pada arus mudik 2018 justru menjadi bencana lalu lintas bagi arus mudik,” kilah bos YLKI itu.

“Rekayasa lalu lintas yang paling konkrit dan komprehensif adalah menambah kapasitas angkutan umum. Termasuk kapasitas angkutan umum di daerah. Bukan memberikan diskon jalan tol bagi pemudik,” tegas Tulus.(helmi)

loading...