Angkasa Pura 2

Kapal Gandha Nusantara 15 Kandas & Tabrak Terumbu Karang di Kepulauan Seribu

DermagaSenin, 7 Mei 2018
Gandha Nusantara menabrak terumbu karang di Pulau Pari Kepulauan Seribu.

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Kapal Gandha Nusantara 15 kandas dan menabrak terumbu karang di Pulau Pari, Kepulauan Seribu, Sabtu (5/5/2018) lalu.

Dikabarkan, kapal dengan berat 92 GT tersebut berlayar dari Banjarmasin menuju Pulau Tidung.

Kapolres Kepulauan Seribu AKBP Victor Siagian mengatakan kapal tersebut bertolak dari Banjarmasin menuju ke Jakarta pada Kamis (3/5/2018).

Diduga karena salah satu lampu suar di sebelah timur laut mati, kapal tersebut terbawa arus dan tersangkut di tanjung timur Pulau Pari, Kepulauan Seribu.

“Mungkin pada saat perjalanan kurang lebih sekitar jam tujuh pagi hari Sabtu jadi kapal terbawa arus karena lampu suar sebelah timur mati maka dia tersangkut di Tanjung Timur, Pulau Pari,” ungkap Victor seperti dikutip tribunnews.com, Senin (7/5/2018).

Setelah kapal terdampar polisi langsung mengevakuasi enam anak buah kapal yang selamat.

Victor menambahkan keadaan kapal setelah tersangkut hanya mengalami kemiringan, tidak tenggelam.

Kecelakaan ini menyebabkan sejumlah terumbu karang rusak akibat terkena bawah kapal.

Terkait rusaknya terumbu karang itu, Kapolres masih belum mendapat keluhan lebih lanjut dari masyarakat.

“Kita belum ada monitor dari masyarakat di sana kalau ada complain, yang jelas ini kecelakaan murni. Enggak sengaja dia masuk ke Pulau Pari kalau mungkin ada yang rusak,” tutup Victor.

370 METER RUSAK
Penggiat ekosistem laut Daerah Perlindungan Laut Berbasis Masyarakat (DPL-BM) Pulau Pari menyampaikan sekitar 370 meter persegi terumbu karang hidup ditabrak kapal Gandha Nusantara.

Kapal tujuan Banjarmasin menuju Pulau Tidung itu diduga menabrak terumbu karang di Pulau Pari, Sabtu (5/5/2018), sekitar pukul 19.15 WIB. Sehari kemudian, pengurus DPL-BM meninjau lokasi dan menemukan titik kerusakan di koordinat lintang -5.8521364 dan bujur 106.6371015 di sisi timur Pulau Pari.

“Kerusakan terumbu karang terjadi akibat tertabrak Gandha Nusantara 15 GT (gross tonnage) 92. Terima laporan Sabtu malam sekitar pukul 19.15 WIB. Hari ini kapal masih kandas dan mengakibatkan kerusakan terumbu karang,” kata anggota DPL-BM Hasyim saat dikonfirmasi, Senin (7/5/2018).

Saat dikonfirmasi, Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengatakan, belum mendapat laporan atas kejadian tersebut. Dia berjanji menindak tegas pelaku apabila ada temuan di lapangan.

Menurut Sandi, terumbu karang aset berharga Kepulauan Seribu dalam mempromosikan pariwisata Jakarta.

“Harus ada sanksi dan itu harus sesuai dengan ketentuan. Kita akan tegas saja. Saya capek-capek berenang satu kilometer hari Sabtu sama Bu Susi (Menteri Kelautan dan Perikanan) dan satu kilometer lagi hari Minggu untuk mempromosikan terumbu karang itu. Kita sengaja pagarin supaya enggak diinjak sama perenang dan semua perenang itu sudah patuh,” kata Sandi di Balai Kota Jakarta, Senin (7/4/2018).

(moy).

loading...