Angkasa Pura 2

Operasional Mobil Barang Dibatasi Masa Angkutan Lebaran 2018, Ini Ketentuannya

KoridorRabu, 9 Mei 2018
Truk Dilarang Operasi

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Dalam upaya mengurai kepadatan lalu lintas pada masa angkutan Lebaran 2018, Ditjen Perhubungan Darat (Hubdat), Kementerian Perhubungan (Kemenhub) berencana akan melakukan kebijakan pembatasan operasional mobil barang. Tapi pembatasan operasional truk itu hanya dilakukan saat peak season, selebihnya boleh melintas kembali.

Berdasarkan Peraturan Menteri Perhubungan nomor PM No.34 Tahun 2018 tentang Pengaturan Lalu Lintas pada masa Angkutan Lebaran Tahun 2018 akan diberlakukan pembatasan operasional mobil barang dengan Jumlah Berat yang Diizinkan (JBI) lebih dari 14.000 kg, sumbu 3 atau lebih.

Sementara, untuk mobil barang dengan kereta tempelan pada tanggal 12 Juni 2018 (H-3) pukul 00.00 WIB sampai dengan 14 Juni 2018 (H-1) pukul 24.00 WIB, dan arus balik pada tanggal 22 Juni 2018 (H+6) pukul 00.00 WIB sampai dengan 24 Juni 2018 (H+8) pada tanggal 26 Juni 2018.

Adapun rencana pembatasan operasional kendaraan barang berlaku di:
1. Ruas Jalan Tol Jakarta – Merak;
2. Ruas Jalan Tol Jakarta – Cikampek – Palimanan – Kanci – Pejagan – Pemalang – Batang;
3. Ruas Jalan Tol Purbaleunyi;
4. Ruas Jalan Tol Semarang Seksi A (Krapyak – Jatingaleh), Seksi B (Jatingaleh – Srondol), Seksi C (Jatingaleh – Muktiharjo);
5. Ruas Jalan Tol Semarang – Salatiga;
6. Ruas Jalan Tol Prof. Soedyatmo;
7. Ruas Jalan Tol Surabaya – Mojokerto;
8. Ruas Jalan Tol JORR
9. Ruas Jalan Tol Bogor – Ciawi – Sukabumi (Segmen 1 Ciawi – Cigombong);
10. Ruas Jalan Nasional Pandaan – Malang;
11. Ruas Jalan Nasional Probolinggo – Lumajang;
12. Ruas Jalan Nasional Denpasar – Gilimanuk.

Pada kesempatan yang sama, disampaikan bahwa Ditjen Perhubungan Darat telah sepakat dengan PT Jasa Marga untuk membuka parking bay yang baru di ruas jalan tol Jakarta sampai dengan Tegal.

Di lokasi parking bay yang baru ini, PT Pertamina akan menyediakan mobil atau motor untuk penyediaan BBM, baik kemasan maupun tangki sebagai bentuk pelayanan publik pada masa angkutan lebaran.

Dalam kaitan itu, disampaikan pula oleh Dirjen Budi agar Badan Pengatur Jalan Tol dan Jasa Marga untuk tidak menerima penjual baru di rest area yang sifatnya musiman, karena akan mengurangi kapasitas dari rest area.(helmi)

Terbaru
Terpopuler
Terkomentari