Angkasa Pura 2

Kemenhub Pastikan Sarana dan Prasarana Transportasi Laut Berkeselamatan

DermagaJumat, 11 Mei 2018
IMG-20180511-WA0021

IMG-20180511-WA0023

MERAK (BeritaTrans.com) – Pemerintah dalam hal ini Kementerian Perhubungan cq Ditjen Perhubungan Laut bertugas memastikan sarana dan prasarana transportasi laut berkeselamatan.

Dirjen Agus menjelaskan, beberapa aspek kapal yang diperiksa mulai dari pemeriksaan fisik, dokumen, alat keselamatan, serta pemeriksaan teknis dan fasilitas lainnya.

“Tugas utama Pemerintah adalah memastikan agar sarana dan prasarana transportasi laut termasuk Anak Buah Kapal (ABK) yang bertugas di atas kapal dalam kondisi baik dan siap mendukung keselamatan dan keamanan pelayaran khsususnya pada masa angkutan lebaran tahun 2018,” tegas Dirjen Agus.

Selain KMP. Portlink III, tim uji petik juga melakukan pemeriksaan terhadap beberapa kapal penumpang yang sedang bersandar di Pelabuhan Merak, antara lain KMP. Trimas Kanaya, KMP. Siera dan KMP. Wira Artha.

“Dari hasil pemeriksaan kapal-kapal tesebut tidak ada temuan mayor, hanya terdapat temuan kecil, misalnya buku catatan minyak bagian I tidak ada, buku catatan sampah tidak ada, ataupun prosedur oil water separator belum terpasang,” jelas Dwi Budi Sutrisno saat mendampingi Dirjen Hubla.

Namun demikian secara umum, Dwi menambahkan, semua kapal yang beroperasi di Pelabuhan Merak Banten terbilang cukup baik dan siap melayani angkutan laut lebaran tahun 2018.

Sementara itu, menurut data dari Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Banten, pihaknya telah melaksanakan pemeriksaan uji petik terhadap seluruh kapal yang beropasi di Pelabuhan Merak. Dari total 69 kapal Ferry Roro penumpang yang beroperasi, sebanyak 48 kapal dinyatakan dalam kondisi laiklaut dan telah memenuhi persyaratan keselamatan kapal. Sedangkan 17 kapal sedang melakukan docking dan 4 kapal lainnya dalam perbaikan.

Selain Pelabuhan Merak, pelaksanaan uji petik angkutan laut lebaran oleh tim terpadu kantor pusat Kemenhub juga akan dilakukan di beberapa lokasi pelabuhan antara lain Pontianak, Banjarmasin, Tarakan, Sampit, Kumai, Batam/Tanjung Balai Karimun, Semarang, Makassar, Ambon, Lembar, Gilimanuk, Surabaya, Bau-bau, Gorontalo, dan Balikpapan/Samarinda.

Adapun pelaksanaan uji petik kelaiklautan kapal penumpang merupakan tindak lanjut dari Instruksi Direktur Jenderal Perhubungan Laut Nomor UM.008/27/11/DJPL-18 pada 28 Maret 2018 tentang Pemeriksaan Kelaiklautan Kapal Penumpang dalam rangka Angkutan Lebaran Tahun 2018.

Dalam instruksi tersebut, Dirjen Hubla menginstruksikan kepada seluruh Unit Pelaksana Teknis (UPT) pelabuhan untuk melaksanakan rampcheck kapal penumpang mulai 2 April- 25 Mei 2018 sesuai dengan wilayah kerjanya.(omy)

loading...