Angkasa Pura 2

Kurs Dolar AS Menguat, FIFGROUP Tetap Optimis Penjualan Sepeda Motor Naik

Ekonomi & Bisnis Koridor OtomotifMinggu, 13 Mei 2018
images-5

IMG-20180512-WA0046

BANDUNG (BeritaTrans.com) – Dalam tiga sampai enam bulan ke depan, FIFGROUP masih sanggup mengatasi perubahan-perubahan yang terjadi kedepan termasuk kemungkinan melemahnya kurs Rupiah terhadap Dolar AS.

Dampak kenaikan kurs Dolar AS belakangan masih bisa diantisipasi dengan baik. Selain itu juga  kemungkinan Bank Indonesia (BI) menaikkan suku bunga acuan, yang beromplikasi pada kenaikan bunga pinjaman di Indonesia.

“Dalam tahun 2018 ini perusahaan menargetkan pembiayaan sepeda motor Honda mencapai sebanyak 1.487.000 unit, kata Direktur Marketing FIFGROUP Antony Sastro Jopoetro disela pameran Safari FIFGROUP di Bandung Selatan, Jawa Barat, Sabtu (12/5/2018).

Sementara untuk target pembiayaan FIFGROUP tahun ini, menurut Kepala Wilayah Jawa Barat I FIFGROUP Indra Suryawan, diharapkan mencapai Rp33 triliun yang berasal dari empat brand yakni DANASTRA, SPEKTRA, AMITRA, dan FIFASTRA.

Target Rp33 triliun pembiayaan itu ditetapkan dengan asumsi pencapaian pembiayaan setiap bulannya antara Rp2,8 triliun – Rp3 trilin.

Indra menambahkan, pelemahan nilai tukar rupiah hingga menyentuh Rp14 per dolar AS memang di luar ekspektasi. Namun dengan sejauh ini kondisi-kondisi itu belum berpengaruh signifikan terhadap kinerja bisnis dan pembiayaan FIFGROUP.

Penguatan nilai tukar dolar AS terhadap rupiah, kata Indra, tidak serta merta mempengaruhi bisnis pembiayaan FIFGROUP tidak seperti bisnis perdagangan barang-barang impor. “Jadi dengan kondisi seperti ini tidak begitu berpengaruh terhadap FIFGROUP,” kata Indra lagi.

Komponen sumber daya pembiayaan FIFGROUP, menurut Indra, sebagian dari bank, dimana bank juga tidak serta merta mengubah atau menaikkan suku bunganya ketika ada perubahan yang terjadi.

“Kalau bapak lihat, sekarang masih ada spread yang cukup antara lending rate dan funding rate,” jelas Indra.

Pada 2017 lalu, brand pembiyaan sepeda motor FIFASTRA telah melayani pembiayaan 1.451.890 unit sepeda motor Honda dan mengusasi sekitar 33,1% pangsa pasar pembiayaan sepeda motor nasional.

Tahun 2018 ini, target penjualan motor diproyeksikan akan terus naik. “Market share sepeda motor Honda sekitar 75%. Dan FIFGROUP membidik sekitar 33%. Kita optimis target itu bisa dipenuhi  dan kinerja perusahaan terus membaik,” tandas Indra.(helmi)