Angkasa Pura 2

Mitsubishi Ekspor 30.000 XPander Produksi Bekasi ke Negara-Negara ASEAN

OtomotifSenin, 14 Mei 2018
9

BEKASI (beritatrans.com) – Mitsubishi Motors sepanjang tahun ini akan mengekspor sedikitnya 30.000 kendaraan model small MPV populernya XPander, dari fasilitas perakitan Mitsubishi Motors di Bekasi, Jawa Barat ke sejumlah negara di ASEAN.

Filipina akan menjadi negara tujuan ekspor pertama kendaraan ini yang akan diikuti oleh Thailand, Vietnam dan beberapa pasar internasional lainnya.

Peluncuran dihadiri oleh Presiden Joko Widodo dan Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto. Bergabung juga Chief Executive Mitsubishi Motors, Osamu Masuko.

Acara tersebut dianggap sebagai tonggak ekspor pertama untuk kendaraan Mitsubishi Motors dalam skala besar dari Indonesia yang terjadi atas dukungan kuat dari pemerintah Indonesia dan juga mitra perusahaan manufaktur Mitsubishi Corporation (MC) dan PT. Krama Yudha (KY).

“Saya gembira melihat perusahaan dapat berkontribusi pada pertumbuhan Indonesia, yang telah begitu mendukung sejak pertama kali kami ada, hampir 50 tahun yang lalu. Ekspor XPander merupakan tonggak penting dalam rencana bisnis kami yang sedang berlangsung, serta lebih jauh lagi menambah kuat pondasi kami di ASEAN, yang merupakan pendorong utama pertumbuhan kami di kawasan ini,” kata Osamu Masuko.

10

Menurutnya, sejak diluncurkan di Indonesia pada Agustus 2017, XPander telah mendapatkan penerimaan yang baik, dibuktikan dengan diterimanya penghargaan “Car of The Year” dari tabloid nasional terkemuka, Otomotif, dan diler di seluruh Indonesia memperoleh lebih dari 66.000 angka pemesanan sampai dengan saat ini.

Pada bulan Maret 2018, XPander menjadi mobil terlaris di kelasnya. Saat ini perusahaan terus berupaya untuk dapat memenuhi permintaan tersebut.

Saat ini 50% dari kapasitas produksi pabrik kendaraan Mitsubishi Motors di Bekasi diperuntukkan bagi XPander, yang mampu menghasilkan 160.000 unit per tahun.

Untuk kebutuhan ekspansi ke pasar ekspor dan memenuhi permintaan domestik yang signifikan di Indonesia, Mitsubishi Motors telah memberlakukan dua shift pada Oktober lalu, dan mulai bulan Juli mendatang berencana untuk menaikkan produksi ke angka 10.000 unit per bulan setelah investasi yang dilakukan pada proses welding dan assembly.

“Pabrik di Bekasi ini telah menyerap 3.000 tenaga kerja dan akan menambah lebih dari 400 karyawan untuk mendukung peningkatan produksi. Perkembangan jaringan rantai pasokan di Indonesia juga tumbuh dengan melibatkan manufaktur lokal,” tutur Osamu. (aliy)