Angkasa Pura 2

Peserta Sipencatar Pola Pembibitan 2018 Mulai Jalani SKD

SDMSenin, 14 Mei 2018
Sipencatar 2018

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Ribuan calon peserta Seleksi Penerimaan Calon Taruna (Sipencatar)  BPSDMP, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) selama dua hari mulai, Senin (14/5/2018)  akan mulai menjalani Seleksi Kemampuan Dasar (SKD). Acara SKD dimulai tepat jam 08.00 Wib sampai selesai.

Lebih dari 25.000 mendaftar dan siap mengikuti SKD di 20 kampus BPSDMP serta beberapa daerah yang ditunjuk. BPSDMP tahun 2018 mendapatkan kuota untuk menerima 2.676 orang calon taruna (catar) pola pembibitan di berbagai matra transportasi.

Mereka peserta Sipencatar 2018 akan mengikuti pendidikan dan latihan (dikat) dan disiapkan mengisi formasi kebutuhan Aparatur Sipil Negara (ASN) di seluruh Indonesia.

Data yang dihimpun BeritaTrans.com menyebutkan, beberapa kampus utama BPSDMP yang paling banyak menerima peserta Sipencatar antara lain, STTD Bekasi, STPI Curug, STIP Jakarta, PIP Semarang, dan PIP Makassar.

Ribuan peserta akan mulai mengikuti SKD dari jam 08.00 Wib secara serentak di Indonesia. Pada hari kedua,  Selasa (15/5/2018) SKD juga akan dimulai pada jam yang sama.

SKD catar transportasi tahun 2018 akan dilakukan secara online atau Computer Asistent Test (CAT).  Sejak beberapa tahun terakhir, Sipencatar BPSDMP dilakukan secara online, mulai pendaftaran, SKD sampai tes pemantauan terakhir (Pantokir).

Alat yang Harus Dibawa Peserta

Sekadar mengingatkan, ada beberapa syarat dan kelengkapan data yang harus dibawa peserta Sipencatar 2018. Mereka itu adalah 1. KTP/ Bukti rekaman e-KTP peserta. 2. Kartu keluarga (KK), 3. Akta lahir, 4.Ijazah (bagi peserta lulusan tahun 2017), 5. Karta sebagai Peserta UAN, Ijazah, Raport bagi lulusan 2018),

Selanjutnya, 6. Kartu Keterangan Spektrum Sekolah (bagi lulusan SMK yang  jurusannya berbeda dengan yang tertera di aplikasi/ pengumuman), 7. Surat Keterangan belum menikah dan, 8. Surat penyataan taruna-taruni.

Selain itu, peserta Sipencatar 2018 juga dilarang membawa beberapa hal, seperti buku catatan,  kalkulator temasuk HP, senjata tajam/ senjata api dan lainnya yang membahayakan dir dan lingkungannya.(helmi)