Angkasa Pura 2

“Polisi Tidur” Tak Boleh Dibuat Sembarangan

KoridorSenin, 14 Mei 2018
DdCiky4VAAAmoaF

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Pembuatan alat pembatas kecepatan kendaraan atau lazim disebut “Polisi Tidur” tidak boleh sembarangan.  Tidak boleh memacu kendaraan sesukanya bahkan sampai membahayakan keselamatan orang lain.

“Terdapat ketentuan-ketentuan yang harus dipenuhi. Termasuk soal penempatannya,” sebut akun @kemenhub151 di Jakarta.

Dengan begitu, pengendara tetap melajukan kendaraan seuai ketentuan UU sekaligus menjaga keselamatan diri dan lingkungnnya.

Menurut Keputusan Menteri (KM) Perhubungan Nomor KM.3 Tahun 1994 Pasal 4, ayat 1, alat pembatas kecepatan ditempatkan pada jalan di lingkungan pemukiman, jalan lokal kelas jalan III C dan jalan yang sedang dilakukan pekerjaan konstruksi.

Selain itu perlu didahului dengan rambu peringatan, sehingga pengemudi bisa mengelola dan mengemudikan kendarannya sesuai aturan dab batas kecepatan yang diizinkan.(helmi)