Angkasa Pura 2

Buka Rakor Angleb 2018, Dirjen Hubla: Tugas Mulia yang Harus Dikerjakan dengan Rasa Tanggung Jawab

DermagaSelasa, 15 Mei 2018
IMG-20180515-WA0011
IMG-20180515-WA0012

JAKARTA (BeritaTrans.com) - Kementerian Perhubungan Cq. Direktorat Jenderal Perhubungan Laut menggelar Rapat Koordinasi Kesiapan Angkutan Laut Lebaran (Angleb) tahun 2018 (1439 H) di Redtop Hotel & Convention Centre, Jakarta, Selasa (15/5/2018).

Rakor ini dilakukan dalam rangka memantapkan koordinasi antar instansi, penyedia jasa  maupun asosiasi terkait yang terlibat langsung dalam penyelenggaraan Angkutan Laut Lebaran Tahun 2018.

Rapat Koordinasi ini dibuka oleh Direktur Jenderal Perhubungan Laut, R. Agus H. Purnomo yang dihadiri oleh Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Laut, Chandra Irawan dan juga perwakilan dari BMKG, BASARNAS, TNI AL, para pejabat di lingkungan Kementerian Perhubungan, para Kepala UPT Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, para operator (perusahaan penyedia jasa), serta seluruh stakeholders terkait di bidang pelayaran.

Dalam sambutan pembukaannya, Dirjen Hubla Agus menyampaikan bahwa pelaksanaan Angkutan Laut Lebaran Tahun 2018 adalah tugas mulia yang harus dikerjakan dengan rasa tanggung jawab tinggi.
Arus penumpang kapal laut diprediksi akan terjadi kenaikan jumlah penumpang sebanyak 39.333 orang atau 3% lebih tinggi dibandingkan realisasi jumlah penumpang tahun 2017 yang berjumlah 1.736.032 orang.

Salah satu faktor yang mempengaruhi peningkatan jumlah penumpang adalah ditetapkannya tambahan cuti bersama libur lebaran 2018 menjadi 10 hari oleh Pemerintah,” ujar Agus.

Uji Laiklaut Kapal

Lebih lanjut, Agus juga menginstruksikan seluruh jajarannya agar lebih intensif dalam melaksanakan uji kelaiklautan kapal di seluruh pelabuhan, terutama pada pelabuhan yang melayani angkutan laut Lebaran, termasuk pelabuhan penyeberangan.

Hal ini penting dilakukan untuk memastikan kondisi kapal dalam keadaan laiklaut, sehingga dapat melayani penumpang pada masa Angkutan Laut Lebaran 2018 mendatang,” tegas Agus.

Agus menambahkan, bahwa selain dilaksanakan oleh seluruh UPT Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, tim terpadu kantor Pusat Kementerian Perhubungan juga akan diterjunkan untuk melaksanakan uji petik kelaiklautan kapal.

Uji petik kelaiklautan sudah dilakukan di beberapa lokasi pelabuhan antara lain Merak, Pontianak, Banjarmasin, Tarakan, Sampit, Kumai, Batam/Tanjung Balai Karimun, Semarang, Bau-Bau, Gorontalo dan Samarinda.

“Bulan Mei ini tim terpadu Kantor Pusat sudah melakukan uji petik di Pelabuhan Merak dan Pelabuhan Samarinda dengan hasil yang terbilang cukup baik dan siap melayani Angkutan Laut Lebaran Tahun 2018,” tandas Agus.(helmi)
Foto: indi/ humas hubla

Terbaru
Terpopuler
Terkomentari