Angkasa Pura 2

Ini Prediksi Jumlah Penumpang Angleb di Bandara Angkasa Pura II

BandaraSelasa, 15 Mei 2018
IMG_20180511_094732

TANGERANG (BeritaTrans.com) – PT Angkasa Pura II memprediksi jumlah penumpang pesawat pada masa angkutan lebaran (angleb) 2018 periode H-10 hingga H+7 di seluruh bandara kelolaannya, akan mencapai 6,72 juta penumpang atau meningkat sekitar 10% dibandingkan dengan realisasi tahun sebelumnya yaitu 6,13 juta penumpang.

“Puncak arus mudik lebaran 2018 diprediksi pada H-3 yaitu dengan jumlah mencapai 391 ribu penumpang naik sekitar 12% dibanding tahun lalu dan sebaliknya puncak arus balik lebaran 2018 diprediksi pada H+6 dengan jumlah 402 ribu penumpang naik  14% dibanding tahun lalu,” jelas Direktur Utama Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin di Tangerang, Selasa (15/5/2018).

Sementara pertumbuhan jumlah pergerakan pesawat selama periode angleb 2018 diperkirakan juga akan meningkat menjadi 47.587 pergerakan yaitu tumbuh 9% dibandingkan realisasi tahun 2017 yang hanya 43.881 pergerakan.

Penerbangan tambahan atau extra flight selama periode angleb tahun 2018 untuk seluruh 14 bandara yang dikelola perseroan direncanakan akan tersedia sebanyak 366 flight yang terbagi 288 untuk penerbangan domestik dan 78 untuk penerbangan internasional.

“Saat ini perseroan tengah berkoordinasi dengan berbagai maskapai agar jumlah extra flight tersebut dapat ditingkatkan ketersediaanya guna melayani lebih banyak pengguna jasa,” tutur dia.

Pihaknya akan mengoptimalisasikan secara maksimal penggunaan slot penerbangan di bandara agar sejumlah extra flight ke berbagai destinasi mudik dapat tersedia degan baik.

“Kami pun berharap kepadatan penumpang di bandara pada masa angkutan lebaran tahun ini dapat lebih cair, khususnya di Bandara Internasional Soekarno-Hatta yang merupakan bandara tersibuk pada saat periode angkutan lebaran nanti,” kata Awal.

Terminal 1 dan Terminal 2 diharapkan akan memiliki ruang lebih untuk mengakomodir pergerakan penumpang dan penerbangan domestik karena sejumlah maskapai internasional telah dipindahkan ke Terminal 3 dan Garuda Indonesia pun mengoperasikan secara sekaligus penerbangan domestik dan luar negerinya di sana. (omy)