Angkasa Pura 2

Laksanakan Imbauan Regulator Terkait Ledakan Bom, JAS Tingkatkan Pemeriksaan

Bandara KokpitSelasa, 15 Mei 2018
IMG_20180515_175307

IMG-20180515-WA0036

TANGERANG (BeritaTrans.com) – Melaksanakan imbauan pemerintah sebagai regulator dalam hal ini Ditjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan terkait dampak ledakan dan antisipasi bom, PT Jasa Angkasa Semesta (JAS) meningkatkan pemeriksaan di cargo handling dan ground handling.

“Kami lakukan pengetatan pengecekan,
Pengetatan akses-akses dan di gate bersama-sama juga dengan Otoritas Bandara,” jelas Deputy Director Operations & Services PT Jasa Angkasa Semesta (JAS) Subiyono di Tangerang, Selasa (15/5/2018).

Pihaknya juga memeriksa secara detil dan 100 persen bawaan yang akan keluar masuk area cargo handling di seluruh area JAS.

Menurut Subiyono, security program airline selalu diikuti sebagai pendukung dalam ground handling.

“Kami juga memastikan ulang bila ditemukan hal-hal yang mencurigakan, demi keamanan dan keselamatan penerbangan,” ungkapnya.

IMG_20180515_133200

Apalagi, tambah dia, untuk cargo handling, beroperasi selama 24 jam, sehingga keamanan juga harus ekstra untuk menghindari dan mengantisipasi hal yang tidak diinginkan.

Mendekati masa angkutan Lebaran 2018, JAS disebutkannya biasanya akan melaksanakan pengiriman ekspor yang meningkat tajam. Dibutuhkan kesiapan personel untuk menangani dan melayani angkutan kargo.

“Ya, biasanya menjelang libur Lebaran, jumlah kargo meningkat dua hingga tiga kali lipat. Antrean penurunan barang bisa mengular panjang dan TPS (tempat penimbunan sementara) cadangan kami juga akan dibuka untuk pelayanan,” papar Subiyono.

Sedangkan untuk impor barang, biasanya akan meningkat justru pasca Lebaran dan sebelumnya jumlah angkutan berkurang.

Untuk itu pihaknya juga akan menerjunkan jumlah personel berlipat-lipat, agar angkutan kargo dapat dikirim sesuai target.

“Kamu optimistis dapat melayani optimal dengan tetap menjaga keamanan dan keselamatan penerbangan,” ujar dia. (omy)

Terbaru
Terpopuler
Terkomentari