Angkasa Pura 2

Aksi Simpatik, Dirbinkes: Pemudik Lebih Perhatikan Keselamatan dan Kesiapan dalam Perjalanan

KoridorRabu, 16 Mei 2018
IMG-20180516-WA0004

IMG-20180516-WA0005

JAKARTA (BeritaTrans.com) - Direktorat Jenderal Perhubungan Darat (Ditjen Hubdat) Kementerian Perhubungan mengadakan aksi simpatik dalam rangka Sosialisasi Keselamatan Angkutan Mudik 2018, di Bundaran Patung Arjuna Wiwaha dan Simpang 4 Sarinah, Selasa (15/5/2018) pagi.

Mudik Lebaran adalah sebuah keniscayaan bagi warga Jabodetabek sekaligus sebagai hal yang dinantikan untuk menjadi momentum pulang ke kampung halaman. Namun seringkali dalam riuhnya persiapan mudik, faktor keselamatan justru sering terlupa.

Padahal tingginya angka kecelakaan lalu lintas yang menimpa para pemudik, terutama pengguna motor adalah momok yang mengancam setiap tahunnya. Oleh karena itu, Ditbinkea terus sosialisasi dan menyadarkan masyarakat agar peduli keselamatan.

Dari data yang dihimpun melalui Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), kecelakaan di Indonesia per tahun 2016 terdapat 105.374 kejadian kecelakaan dengan korban meninggal dunia  lebih dari 25.000 jiwa.

Sebanyak 40 % dari kecelakaan lalu lintas tersebut menimpa orang dengan usia produktif pada usia 16 – 30 tahun. Hal inilah yang turut melatarbelakangi dilakukannya sosialisasi ini.

Aksi simpatik yang digelar melalui pembagian leaflet, bunga, dan stiker ini mempromosikan keselamatan bagi pengguna moda transportasi darat yang akan melakukan perjalanan mudik ke kampung halaman.

“Kami minta supaya pemudik lebih memperhatikan keselamatan dan kesiapan dalam perjalanan agar mudik Lebaran menjadi lebih bermakna,” kata Direktur Pembinaan Keselamatan, Ahmad Yani yang juga turut hadir di lokasi acara.

Sosialisasi ini diikuti oleh 30 peserta yang berasal dari Direktorat Pembinaan Keselamatan Perhubungan Darat, Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta, juga dihadiri oleh polisi wanita (polwan) dari kepolisian setempat.

Pentingnya beristirahat saat mengemudi pun turut digemakan melalui sosialisasi tersebut. Pemudik dihimbau untuk beristirahat setiap 4 jam berkendara serta menjaga keselamatan selama mengemudi.(helmi)