Angkasa Pura 2

Tingkatkan Keselamatan, Dirbinkes: Ramp Check Bus akan Dilakukan Setiap Hari

KoridorRabu, 16 Mei 2018
Ahmad Yani, Purbaya3

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Direktur Pembinaan Keselamatan Ditjen Darat (Dirbinkes) Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Ahmad Yani, ATD, MT mengatakan pengecekan kalaikan (ramp check) bus akan dilakukan setiap hari. Program ini merupakan bagian antisipasi meningkatan keselamatan menjelang angkutan Lebaran 2018 mendatang.

“Semua bus akan lakukan ramp check. PT Jasa Raharja memberikan daftar bus mana yang mengikuti ini. Sejumlah bus oleh penyelenggara akan kami cek semua kalaikannya, seperti ban dan rem,” kata Ahmad Yani saat mendampingi Dirjen Hubdat Budi Setiyadi  Jakarta, Selasa (15/5/2018).

Posisi hari ini, menurut dia, sudah 780 bus selesai dilakukan ramp check. Meski diakui, belum semua memenuhi syarat. “Jika belum lolos uji atau ramp check akan langsung digrounded. Sebelum dilakukan perbaikan sesuai rekomendasi, maka bus yang bersangkutan belum diizinkan beroperasi,” jelas Yani.

Sesuai rencana, untuk angkuan Lebaran 2018, Ditjen Hubdat bersama para pihak menyiapkan sekitar 49.000 bus, baik AKAP/ AKDP dan bus pariwisata. Bus tersebut akan diperiksa satu-persatu untuk memastikan mereka laik jalan sebelum dioperasikan untuk mengangkut pemudik.

Yani menambahkan semua bus termasuk untuk angkutan Lebaran akan dilakukan ramp check. Pemeriksaan dilakukan  secara menyeluruh atau tidak secara acak sesuai data yang disesuaikan dari pihak PT Jasa Raharja.

IMG-20180516-WA0021

Target Hingga 75%

Sebelumnya, Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Budi Setiyadi mengatakan, pihaknya berjanji mengejar target “ramp check” hingga 75 persen pada minggu pertama Juni. “Masih di bawah 10 persen. Tapi kita akan lakukan sampai minggu pertama Juni 75 persen,” katanya.

Dirjen Budi mengatakan bus-bus yang belum dinyatakan laik terus ditingkatkan agar memenuhi standar kelaikan dan bisa dijadikan untuk sarana mudik.

“Semuanya akan terus diperiksa, ada yang lolos dan lolos dengan catatan. Untuk bus lolos dengan catatan ini nanti harus diperbaiki sebelum dioperasikan untuk mengangkut penumpang,” tegas Dirjen Budi.(helmi)

loading...