Angkasa Pura 2

KNKT Berharap Indonesia Segera Memiliki Regulasi Uji Guling Bus Penumpang

KoridorKamis, 17 Mei 2018
IMG_20180517_125312

SEMARANG (beritatrans.com) – Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) berharap Indonesia segera memiliki regulasi yang mengatur soal uji guling bus penumpang.

Demikian disampaikan Ketua KNKT Soerjanto Tjahjono melalui keterangan tertulis yang diterima beritatrans.com dan aksi.id di Jakarta, Kamis (17/5/2018).

“Uji guling bus sebagai upaya serius meningkatkan standar keselamatan atas produk yang dihasilkannya,” kata Soerjanto.

Berdasarkan fakta dan investigasi yang dilakukan KNKT, Soerjanto mengaku prihatin angka kecelakaan transportasi darat cenderung naik seperti tren angka kecelakaan di transportasi laut. Karena itu, Soerjanto menegaskan, perlu upaya serius semua stakeholder untuk menekan angka kecelakan yang masih tinggi ini.

“Kecelakaan itu mungkin nasib, tapi apakah perlu meninggal. Nah ini yang mendorong teman-teman di karoseri untuk memenuhi aspek rollover,” katanya.

Menurut Soerjanto, aspek rollover ini sudah diadopsi secara internasional oleh banyak negara.

“Jadi kalau seperti karoseri Laksana ini sudah mengadop standar internasional, ekspor kemanapun juga tidak ada masalah,” kata Soerjanto.

Soerjanto menjelaskan, pada 4 Mei 2018, KNKT menghadiri uji guling bus standar UN ECE-R66 yang dilakulan oleh Karoseri Laksana. Walaupun uji sejenis sudah merupakan kewajiban di negara-negara yang tergabung dalam Masyarakat Uni Eropa, namun uji guling yang dilakukan oleh pihak Karoseri Laksana merupakan kali pertama di Indonesia. Sebab, uji jenis ini belum diatur di Indonesia.

“Uji guling yang dilakukan oleh Karoseri Laksana walaupun belum ada aturannya adalah langkah maju yang patut dicontoh,” kata Soerjanto.

Pelaksanaan uji guling ini sendiri merupakan usulan dan inisiatif dari KNKT, Institut Teknologi Bandung, dan Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Perhubungan. (aliy)