Angkasa Pura 2

KNKT Berharap Seluruh Pengemudi Bus DAMRI Utamakan Keselamatan

KoridorKamis, 17 Mei 2018
IMG_20180517_135541

JAKARTA (beritatrans.com) – Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) berharap kepada seluruh pengemudi DAMRI lebih mengutamakan keselamatan berkendara, terutama selama masa angkutan Lebaran 1439 H/2018 mendatang.

Demikian disampaikan Ketua KNKT Soerjanto Tjahjono saat melakukan sosialisasi keselamatan mengemudi di Kantor Pusat Perum DAMRI Jakarta, Kamis (17/5/2018).

IMG_20180517_142956

Hadir pada kesempatan itu Direktur Utama Perum DAMRI Setia N. Milatia Moemin, Direktur Teknik Sarmadi Usman, dan para pengemudi dan kepala cabang Perum DAMRI Divre I.

“Saya tahu DAMRI sudah memiliki sistem managemen keselamatan. Meskipun demikian, faktor kehati-hatian pengemudi dan keandalan kendaraan tetap harus diperhatikan. Apalagi selama masa angkutan lebaran yang membutuhkan perhatian tinggi,” kata Soerjanto.

IMG_20180517_135826

Soerjanto menjelaskan, berdasarkan hasil investigasi KNKT, faktor terbanyak yang menjadi penyebab kecelakaan angkutan umum jalan raya adalah akibat fatique atau kelelahan pengemudi dan kondisi kendaraan.

Soerjanto menyontohkan kasus kecelakaan Bus Rukun Sayur bernopol AD 1543 CF di Tol Palikanci pada 14 Juli 2015 lalu. Kesimpulannya, kecelakaan tersebut disebabkan karena kondisi pengemudi yang kelelahan.

IMG_20180517_135402

Kecelakaan tersebut menyebabka 11 Orang meninggal. Penumpang yang meninggal dunia kebanyakan yang duduk di sebelah kanan, sisi yang berbenturan dengan JPO, yaitu 10 orang. Sedangkan yang 1 lagi adalah yang duduk di sebelah kiri.

“Satu orang yang meninggal dunia itu terkena pecahan kaca karena Bus Rukun Jaya belum menggunakan kaca jenis safety glass. Mudah-mudahan Bus DAMRI sudah menggunakan safety glass semua,” katanya.

IMG_20180517_135446

Selain itu, kata Soerjanto, salah satu faktor yang menyebabkan 11 orang tersebut tewas adalah berkurangnya survival space bus. Survival space ini adalah ruang keselamatan bagi penumpang yang seharusnya tersedia saat bus mengalami kecelakaan. Sebab, ketika berbenturan, bus akan mengalami penyempitan sehingga penumpang terhimpit dan tak mampu bergerak.

KNKT juga menemukan korosi di beberapa bagian Bus Rukun Sayur sehingga memperparah pengurangan survival space.(aliy)

loading...