Angkasa Pura 2

Tren Pemudik Lebaran Angkutan Laut Cenderung Turun

DermagaKamis, 17 Mei 2018
IMG_20180517_170948

JAKARTA (beritatrans.com) – Dalam lima tahun terakhir, trend pemudik yang menggunakan angkutan laut, khususnya kapal-kapal milik PT Pelni cenderung menurun.

Demikian disampaikan Direktur Usaha Angkutan Penumpang PT Pelni OM Sodikin saat meninjau KM Gunung Dempo bersama Direktur Armada PT Pelni Muhammad Tukul Harsono di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Kamis (17/5/2018).

Berdasarkan data PT Pelni, jumlah pemudik lebaran tahun 2012 tercatat 815.392 orang. Tahun 2013 menjadi 708.272 orang. Kemudian menurun lagi di tahun 2014 yang tercatat 763.916 orang.

IMG_20180517_173118

Selanjutnya tahun 2015 turun lagi menjadi 693.793 dan tahun 2016 tercatat menjadi 586.322 orang. Pada Lebaran tahun 2017 jumlahnya turun lagi menjadi 573.944 orang.

“Jadi hampir setiap tahun penumpang yang mudik lebaran cenderung turun,” kata Sodikin.

Menurutnya, dari 91 pelabuhan tercatat ada 10 pelabuhan dengan embarkasi tertinggi. Pertama Cabang Makasar 50.989 pelanggan. Kemudiab Surabaya 36.555 pelanggan, Balikpapan 34.448 pelanggan, Baubau 28.731 pelanggan, Ambon 25. 846 pelanggan, Pulau Batam 24.830 pelanggan, Sorong 24.534, Kumai 21.236 pelanggan, Jayapura 20.357 pelanggan, dan Manokwari 18.722 pelanggan.

IMG_20180517_164043

Sodikin menjelaskan, Pelni membagi tiga cluster pelayanan, yaitu wilayah barat terdiri Tanjung Priok, Tanjung Pandan, Pontianak, Batam, Tanjung Pinang, Tanjung Balai Karimun, Belawan, Pulau Natuna, Semarang, Surabaya, Sampit, dan Kumai.

Kemudian Wilayah tengah terdiri dari Makasar, Baubau, Balikpapan, Nunukan, Tarakan, Pare-pare, Bima, Labuan Bajo, Lewoleba dan Kupang.

Sedangkan untuk wilayah timur adalah Ambon, Banda Neira, Namlea, Ternate, Tual, Sorong, Manokwari, Biak, Serui, Nabire dan Jayapura.

“Komposisi penumpang wilayah barat 39%, wilayah tengah 43%, dan wilayah timur 19%,” kata Sodikin. (aliy)