Angkasa Pura 2

Wujudkan Smart City, Pemprov DKI Jakarta Luncurkan Aplikasi Parkir Modern

KoridorKamis, 17 Mei 2018
IMG-20180517-WA0013

IMG-20180517-WA0010

JAKARTA (BeritaTrans.com) - Pemprov DKI Jakarta melalui Unit Pengelola Teknis (UPT) Perparkiran bersinergi dengan PT. Nusantara Digital Investama selaku pemilik aplikasi JUKIR meluncurkan aplikasi untuk mengelola perparkiran on-street yang ada di DKI sebagai bagian dari program smart city.

Acara yang diberi tajuk: “JUKIR bagian dari program Smart City”, diselenggarakan di taman Ayodya kawasan Blok M Rabu (17/5/2018)  dihadiri Wagun DKI Jakarta Sandiaga S.Uno dan pejabat dari lingkungan Pemrov DKI, Dishub dan beberapa tokoh penting lainnya seperti Sugiharto mantan Menteri BUMN, dan tokoh-tokoh masyarakat Betawi.

Tujuan penggunaan aplikasi ini selain dapat mengurangi kebocoran pendapatan daerah,  juga bertujuan untuk mensejahterakan para juru parkir. Karena aplikasi ini dilengkapi fitur pembayaran PPOB dan pembelian Pulsa, sehingga para juru parkir bisa mendapatkan penghasilan tambahan dari transaksi tersebut (kedepannya akan berkembang ke produk2 lain).

Menurut Founder Jukir Budi Hartono, keberadaan aplikasi ini diharapkan dapat menghilangkan stigma negatif terhadap parkir liar, sekaligus dapat meningkatkan martabat para juru parkir yang selama ini dipandang sebelah mata oleh sebagian masyarakat.

“Keberadaan JUKIR sebagai bentuk partisipasi mensukseskan program Jakarta Smart City” ungkap Budi dalam kesempatan peluncuran Jukir di Taman Ayodya kemarin.

Kehadiran JUKIR menawarkan sistem aplikasi perparkiran yang handal berbasis teknologi yang manusiawi. Dengan adanya aplikasi ini pemerintah daerah bisa dengan transparan melihat pendapatan parkir secara real time.

Selain itu, juga membuka peluang kerja para juru parkir yang belum terlatih untuk menjadi juru parkir profesional. Diakui Budi aplikasi ini pertama kali di dunia, di mana pendapatan daerah dan keberadaan juru parkir liar dapat diintegrasikan ke dalam satu sistem yang transparan.

Budi Hartono menyatakan pihaknya akan terus berkontribusi di setiap daerah dalam meningkatkan pendapatan daerah.

“Untuk saat ini aplikasi JUKIR resmi beroperasi di Jakarta dan dalam waktu dekat akan merambah ke daerah-daerah lain di Indonesia untuk membantu pemerintah daerah di seluruh Indonesia dalam mengelola perparkiran dan meningkatkan pendapatan daerah mereka,” tandas Budi Hartono.(helmi)