Angkasa Pura 2

Ombudsman Puji Kebijakan AP II Bebaskan Pendaratan Pesawat Penerbangan Tambahan Angleb 2018

Bandara KokpitSenin, 21 Mei 2018
IMG-20180521-WA0014

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Anggota Ombudsman Alvin Lie mengapresiasi langkah Angkasa Pura II membebaskan biaya pendaratan pesawat di seluruh bandara kelolaannya pada angkutan Lebaran (angleb) 2018.

“Ya, saya baru dengar sore tadi dan mengacungkan jempol buat AP II. Ini merupakan good will dari mereka untuk membantu maskapai yang melaksanakan penerbangan tambahan,” jelas Alvin kepada BeritaTrans.com, Senin (21/5/2018) malam.

Menurutnya ini akan menguntungkan bagi maskapai penerbangan dan ujung-ujungnya juga akan berdampak pada pengguna jasa.

“Ini sesuatu yang baik dan bila bagus bisa saja ditiru,” katanya.

Biaya maskapai penerbangan dengan pembebasan landing fee ini akan dapat dapat meningkatkan pelayanan kepada pengguna jasa.

“Meski tidak berdampak pada penurunan tarif tiket, paling tidak dapat menguntungkan pengguna jasa dengan peningkatan pelayanan yang diberikan maskapai penerbangan,” imbuh Alvin.

Penerbangan Domestik

Sebelumnya manajemen PT Angkasa Pura II menyatakan membebaskan biaya pelayanan jasa pendaratan pesawat untuk penerbangan tambahan (extra flight) domestik.

Pembebasan landing charge itu diketahui dari surat edaran PT Angkasa Pura II, yang ditandatangani Direktur Utama Muhammad Awaluddin, tertanggal 18 Mei 2018.

“Benar memang ada surat pemberitahuan tentang pembebasan landing charge,” ungkap Awaluddin

Dia mengemukakan pembebasan biaya hanya berlaku untuk tipe pesawat narrow body itu dimaksudkan sebagai apresiasi untuk maskapai penerbangan, yang menyelenggarakan angkutan Lebaran tahun 2018.

Awaluddin menuturkan pembebasan landing charge berlaku di seluruh bandara, yang dikelola PT Angkasa Pura II, dan berlaku selama periode angkutan, yang ditentukan oleh Kementerian Perhubungan.

“Selain itu, pola pemberian cash back dan pajak menjadi tanggung jawab badan usaha angkutan udara,” jelasnya. (omy)

loading...