Angkasa Pura 2

ASDP Siap Angkut 2.100 Pemudik Gratis di 3 Lintasan Indonesia Timur

DermagaKamis, 24 Mei 2018
F3F8C3D2-2105-453B-A737-D1F665134E94-553x400

JAKARTA (beritatrans.com) – PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) siap melayani sekitar 2.100 peserta Mudik Bareng BUMN 2018 yang tersebar di tiga lintasan di kawasan Indonesia bagian timur. Diharapkan, masyarakat dapat berpartisipasi dalam program Mudik Bareng BUMN ini agar dapat menikmati perjalanan mudik yang aman, nyaman dan selamat dengan kapal ferry.

“Untuk mendukung program Pemerintah dalam penyelanggaraan angkutan lebaran menggunakan transportasi publik, kami akan mengangkut sekitar 2.100 penumpang pejalan kaki secara gratis di lintasan di wilayah timur Indonesia,” kata Corporate Secretary PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Imelda Alini di Jakarta, Kamis (24/5/2018).

Ketiga lintasan tersebut adalah Bastiong-Rum (Ternate), Galala-Namlea dan Hunimua-Masohi (Ambon), serta Torobulu-Tampo (Baubau).

Pendaftaran bagi peserta Mudik Bareng BUMN 2018 yang dilayani PT ASDP sudah mulai dibuka di Cabang Ambon untuk lintasan Galala-Namlea dan Hunimua-Masohi pada Kamis – Sabtu (24 – 26/5/2018). Diikuti Cabang Ternate dan Cabang Baubau pada akhir bulan ini hingga awal pekan bulan Juni mendatang.

“Rencananya, arus mudik (berangkat) di masing-masing lintasan akan dilayani pada tanggal 9, 11 dan 13 Juni 2018 dan arus balik akan dilayani pada tanggal 19, 21, dan 23 Juni 2018. Peserta mudik bareng hanya perlu membawa fotocopy KTP dan Kartu Keluarga untuk persyaratan data,” tutur Imelda.

Tahun ini ASDP menyediakan kursi hingga 2.100 orang peserta Mudik Bareng BUMN untuk perjalanan mudik dan arus balik dengan rincian di Ternate, dengan rute Bastiong – Rum akan tersedia 600 tiket mudik. Kedua; di Baubau dengan rute Torobulu – Tampo, tersedia 600 tiket gratis, dan ketiga; di Ambon dengan rute Galala – Namlea dan Hunimua-Masohi tersedia 900 tiket mudik gratis.

Direktur Utama ASDP Indonesia Ferry (Persero), Ira Puspadewi mengatakan, ASDP sejauh ini telah melakukan berbagai persiapan dan langkah antisipasi demi memberikan pengalaman yang berkesan saat menikmati layanan penyeberangan ASDP.

“ASDP mendukung penuh inisiasi Kementerian BUMN dalam menggalakkan penggunaan moda transportasi ferry untuk angkutan mudik gratis. Diharapkan ke depannya moda ferry menjadi pilihan utama masyarakat,” ujar Ira.

Program Mudik Bareng BUMN ini bertujuan untuk mengalihkan pemudik yang biasa menggunakan sepeda motor ke moda transportasi yang lebih nyaman dan aman seperti dengan menggunakan bus, kereta api atau kapal laut. Kegiatan ini juga merupakan salah satu upaya dalam menekan angka kecelakaan lalu lintas jalan.

Hingga hari ini, ASDP juga sudah menjalin sinergi dengan empat BUMN dalam mendukung program mudik bareng BUMN. Tercatat, PT Bukit Asam Tbk telah memesan tiket untuk 1.000 orang pemudik pada lintasan Merak – Bakauheni. Kemudian PT Jasindo (Persero) juga memesan tiket bus untuk 300 orang pemudik pada lintasan Merak-Bakauheni. Lalu, PT Antam Tbk yang memesan tiket untuk 500 orang pada arus mudik dan 500 tiket arus balik pada lintasan Bastiong – Rum di Ternate, Maluku Utara. (aliy)