Angkasa Pura 2

Pesan Dirjen Hubdat: Mudik Lebaran yang Penting Selamat dan Aman

KoridorKamis, 24 Mei 2018
Budi Setiyadi

JAKARTA (BeritaTrans.com)  – Dirjen Perhubungan Darat (Hubdat) Kementerian Perhubungan  Budi Setiyadi mengajak masyarakat merubah pola fikir saat pulang kampung atau mudik  Lebaran 2018. Jangan pulang dengan cara sembarangan dan melanggar hukum .

“Mudik Lebaran yang penting selamat dan aman. Selanjutnya bisa merayakan Idul Fitri bersama keluarga dengan suka cita di kampung. Jadi, yang penting selamat sampai tujuan,” kata Dirjen Hubdat Budi Setiyadi di Jakarta, kemarin.

Jangan lagi, katanya,  pulang mudik dengan pola lama. Mudik dengan tujuan bisa senang-senang bersama keluarga. Terus mereka jadi lalai, karena ingin cepat sampai ngebut sehingga bisa celaka di jalan.

“Jika yang terjadi seperti itu,  maka justru celaka yang didapat. Apa artinya senang dan  ngebut di jalan  kalau akhirnya celaka,” tanya Dirjen Budi.

Dengan jalan tol yang sudah tersambung dari Jakarta-Surabaya, pesan Dirjen Hubdat, jangan semua terpaku dan penasaran lewat. Selain itu juga memacu kendaraan melebihi batas yang diizinkan.

“Jangan lakukan itu, karena berbahaya bagi pemudik dan pengguna jalan bahkan masyarakat lainnya,” kata Dirjen Hubdat saat dikonfirmasi BeritaTrans.com.

Di Jateng dan Jatim

Pengalaman mudik Lebaran 2017 lalu, menurut dia, banyak kasus kecelakaan terjadi di Jawa Tengah  dan Jawa Timur.  Saat itu puncak kepadatan lalu lintas saat mudik sudah lewat dan jalan menjadi lancar.

“Patut diduga, kecelakaan itu dipicu oleh kondisi jalan yang baik, lalin lancar terus memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi. Sementara, kondisi fisik sudah lelah  dan ngantuk. Akhirnya mudah terjadi kecelakaan,” terang Dirjen Hubdat.

Dengan kondisi jalan tol yang makin baik, atau jakan arteri nasional yang mulus, urai Dirjen Hubdat justru harus  makin waspada.

“Jangan sembarangan memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi, karena berbahaya,”  sebut mantan Pati Polri itu lagi.

“Dalam transportasi termasuk saat mudik Lebaran nanti maka keselamatan harus menjadi fokus utama. Apa artinya pulang mudik kalau di jalan celaka,” tandas Dirjen Budi.(helmi)

loading...