Angkasa Pura 2

Libur Panjang Lebaran, Ini Strategi Organda agar Pengiriman Barang Tak Terganggu

images-19

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Pengusaha logistik nasional menyiapkan strategi  khusus menghadapi masa libur panjang pada Lebaran 2018.  Pelayanan kepada pengguna jasa harus tetap jalan terlebih untuk tujuan ekspor-impor.

Saat mudik Lebaran nanti, kendaraan berat sumbu tiga atau lebih dilarang beroperasi masing-masing tanggal 12-14 Juni dan kembali dilarang 24-25 Juni 2018.

“Kita akan kebut  pengiriman barang sebelum  dilarang beroperasi tanggal 12 Juni 2018. Semua order dikebut dan mereka sudah sampai tujuan sebelum truk dilarang operasi,” kata Kepala Departemen Angkutan Barang dan Multimoda DPP Organda Kusuma Natali kepada BeritaTrans.com di Jakarta, Sabtu (26/5/2018).

Semula DPP Organda sudah menyampaikan usulan agar pelarangan operasional truk angkutan barang tidak terlalu lama. “Dengan harapan, tidak  mengganggu distribusi logistik termasuk sembako,” jelas Kusuma.

Tapi apapun adanya, lanjut dia,  Organda akan siap mendukung program Pemerintah yang sudah menjadi agenda nasional, mudik Lebaran ini.

Oleh karena itu, waktu yang ada akan dimanfaatkan dengan sebaik mungkin. “Semua order diupayakan sudah selesai diangkut ke Pelabuban Tanjung Priok  sebelum tanggal 12 Juni 2018,” papar Kusuma lagi.

Kalau masih ada barang yang belum terangkut, sebut dia, diupayakan mengoperasikan kendaraan ukuran lebih kecil dan tetap diizinkan beroperasi saat arus mudik Lebaran 2018 mendatang.

Pengemudi  Kerja Lembur

Sementara, pada jeda waktu libur Lebaran pengusaha  Organda juga tetap siap melayani pengguna jasa terutama untuk tujuan ekspor-impor.

“Kita tetap siaga dan siapkan SDM terutama pengemudi dan kernetnya untuk stand by saat Lebaran,” terang Kusuma lagi.

“Kita siapkan SDM yang tak mudik, seperti putra asli Jakarta  dan sekitarnya. Mereka akan tetap  beroperasi dengan bayaran lebih atau upah kerja lembur. Dengan begitu, diharapkan tetap bisa melayani mitra pemilik barang dengan baik,” urai Kusuma.

Saat ini, pihak Organda  terus berkomunikasi dengan mitranya pemilik barang baik ekspor-impor terkait rencana pengiriman barang ke pelabuhan atau sebaliknya ke pabrik  agar tetap beroperasi optimal.

“Dengan komunikasi dan sinergi yang baik, Organda optimis tetap bisa melayani distribusi barang dan jasa selama libur Lebaran  2018,” tegas Kusuma.(helmi)

Foto: dok, ilustrasi