Angkasa Pura 2

Tol Salatiga-Kartasura Siap Dilalui Mulai H-10 Lebaran 2018

KoridorSenin, 28 Mei 2018
3659296651

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Ruas tol Salatiga-Kartasura sepanjang 32,54 km yang menghubungkan Salatiga-Kartasura akan dilapisi beton rigid pavement. Namun, hanya sekitar 10 kilometer yang akan memiliki lapisan lean   concrete  (LC) dengan kualitas K-250. Selain itu masih ada titik krusial, yaitu Jembatan Kali Kenteng yang belum selesai pembangunannya.

“Jalan tol itu (Salatiga-Kartasura) sudah layak untuk dilewati saat arus mudik Lebaran 2018,” kata Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, kemarin.

“Dari Semarang sampai ke Solo sudah tidak keluar tol, bisa tidak keluar tol. Jalan nasional juga kita fungsikan dengan baik. Ini juga kita fungsikan,” kata Menteri PUPR.

Tiga seksi pertama dari Tol Semarang-Solo, yakni Semarang-Salatiga, telah beroperasi sepanjang 40,4 km. Lantaran jalan ini dibuka fungsional, pengguna jalan yang melintasi seksi ini tidak perlu membayar apa pun alias gratis. 

Dikatakan, pekerjaan konstruksi di Seksi 4 dan 5 Tol Semarang-Solo, Jawa Tengah, akan berhenti pada 2 Juni mendatang. Hal ini dilakukan untuk menyiapkan ruas tersebut dalam menghadapi arus mudik dan balik Lebaran 2018.

Penghentian konstruksi dilakukan lebih awal untuk menyiapkan fasilitas pendukung mudik. Menurut rencana, kedua seksi tersebut akan dibuka fungsional pada H-10 Lebaran.

Fasilitas tersebut mulai dari marka jalan, rambu petunjuk, penerangan, hingga tempat istirahat sementara. Rencananya, ada dua tempat istirahat sementara yang akan dibangun, yaitu di Sta 46+700 dan Sta 60+900.

Area untuk beristirahat itu akan dilengkapi dengan mushala, tempat istirahat, toilet, posko kesehatan dan ambulans, mekanik darurat, hingga tempat parkir. “Itu kita siapkan dari tanggal 2-8 Juni. Kita siapkan semua,” kata dia.

Jembatan Kali Kenteng

Salah satu titik krusial dalam pekerjaan konstruksi di seksi ini adalah Jembatan Kali Kenteng. Basuki mengatakan bahwa jembatan ini belum bisa dilalui pemudik saat Lebaran nanti.

Hal itu disebabkan masih dilakukannya pekerjaan konstruksi pembangunan tiang pancang pada proyek tersebut.

Meski demikian, jalur alternatif telah disiapkan tepat di bawah jembatan untuk memudahkan pergerakan arus kendaraan.

Jalur alternatif itu akan didukung dengan lapisan beton rigid pavement saat dibuka fungsional nantinya.

Adapun tarif yang harus dikeluarkan yakni Rp 32.000 dari Semarang hingga Salatiga. Sementara, bila berangkat dari Jakarta, tarif yang harus dikeluarkan sebesar Rp 210.000. Dengan catatan, perjalanan dimulai dari Tol Jakarta-Cikampek.(helmi/berbagai sumber)

loading...