Angkasa Pura 2

KNKT Minta ASDP Merak dan Bakauheni Jadi Pelopor Keselamatan Transportasi

Destinasi KoridorSelasa, 29 Mei 2018
Soerjanto KNKT

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) merekomendaskan PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Merak, Banten dan Bakauheni, Lampung menyiapkan fasilitas dan tempat istrahat yang layak bagi pengemudi. Dengan begitu, mereka bisa istirahat yang nyaman sambil menunggu giliran bus masuk kapal untuk berlayar.

“ASDP Cabang Merak dan ASDP Bakauheni kita minta menyediakan fasilitas dan tempat istirahat yang layak bagi pengemudi. Jika mereka bisa istirahat yang cukup, saat mengemudi nanti sudah fresh dan jaminan keselamatan di jalan makin tinggi,” kata Ketua KNKT Dr.Ir. Soerjanto Tjahjono menjawab BeritaTrans.com di Jakarta, Selasa (29/5/2018).

Dikatakan, lintas penyeberangan Merak-Bakauheni adalah yang paling ramai di Indonesia. Terlebih menjelang arus mudik dan balik Lebaran, pasti akan ada lonjakan penumpang yang menyeberang. “Dalam kondisi tersebut, pengemudi harus bisa istirahat dengan baik dan kembali bekerja dengan optimal,” jelas Soerjanto.

PT ASDP Indonesia Ferry dan para mitranya, papar Soerjanto hendaknya menjadi pelopor dan peduli pada keselamatan transportasi. Salah satunya dengan menyediakan tempat istirahat yang cukup bagi pengemudi bus dan truk yang menjadi pengguna jasanya.

Bus Pariwisata

Untuk bus angkutan pariwisata, tambah Soerjanto, pihaknya sudah menyampaikan surat resmi ke pengelola hotel dan PHRI untuk peduli dan menyiapkan tempat beristirahat yang layak bagi pengemudi bus pariwisata, yang membawa tamu-tamu ke hotel mereka.

“Hotel juga harus peduli keselamatan. Mereka sudah membawa dan mengantarkan tamu-tamu hotel dalam jumlah besar. Tak ada salahnya mereka menyediakan fasilitas istirahat yang cukup untuk mereka (pengemudi),” kilah Serjanto.

Jika pengemudi bisa istiharat dengan nyaman, tambah Soerjanto, mereka bisa bekerja optimal dan selamat. Di lain kesempatan, mereka bisa datang lagi membawa tamu-tamu hotel yang lebih banyak lagi.

“Keselamatan adalah mutlak bagi industri transportasi bahkan bangsa ini semuanya. Mari kita awali semua ini dari hal-hal kecil, termasuk memperhatikan aspek keselamatan dan kenyamanan istriharat bagi para pengemudi tersebut,” tandas Soerjanto.(helmi)

Terbaru
Terpopuler
Terkomentari