Angkasa Pura 2

Jelang Mudik Lebaran, Pertamina Siapkan 60 Titik KiosK Pertamax dan 200 Motor Satgas BBM

Energi KoridorKamis, 31 Mei 2018
Kiosk-pertamax

JAKARTA, (BeritaTrans.com) — Manajemen PT Pertamina (Persero) menyediakan 60 titik Kios BBM Kemasan atau KiosK Pertamax yang tersebar di Jawa dan Sumatera. Pembagiannya, 54 titik di Jawa dan enam titik di Sumatera.

“Penyebaran KiosK Pertamax banyak di Pulau Jawa, sebagai konsentrasi pemudik secara nasional,” ujar Vice President Corporate Communication PT Pertamina Adiatma Sardjito, melalui siaran pers di Jakarta, Rabu (30/5/2018).

Menurut Adiatma, KiosK Pertamax merupakan alternatif bagi para pemudik untuk mendapatkan BBM selain di SPBU.

Rincian lebih detail dari keberadaan KiosK Pertamax di Pulau Jawa adalah sebagai berikut :

Di Jawa Barat, terdapat 23 titik di jalur Tol dan Non Tol. Lokasi di Bekasi, Karawang, Cikampek, Dawuan, Jalur Non-Tol ke arah Tasikmalaya, dan perbatasan Cirebon-Brebes.

Di Jawa Tengah dan DIY terdapat 25 titik. Lokasi di Brebes, Tegal. Pemalang, Batang, Kendal, Ungaran, Salatiga, dan jalur Tol Operasional Sragen.

Di Jawa Timur ada 10 titik. Lokasi di Jalur Ngawi, Madiun, Wilangan, Kertosono, Mojokerto, dan jalur Gempol-Pasuruan.

“(Jumlah KiosK Pertamax di Jawa Timur relatif sedikit) karena jumlah pemudik sudah mulai berkurang,” kata Adiatma.

Adiatma menambahkan, BBM di KiosK dikemas per 10 liter. Harganya sama dengan yang berlaku di SPBU.

Harga Pertamax di Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur, misalnya, Rp8.900 per liter. Adapun harga Pertamina Dex di Jawa Barat Rp10.000 per liter, sementara di Jawa Tengah dan Jawa Timur Rp10.100 per liter.

KiosK Pertamax mulai beroperasi pada H-15 arus mudik Idul Fitri 2018. Kios tersebut menyediakan BBM jenis Pertamax untuk bahan bakar jenis bensin dan Pertamina Dex untuk bahan bakar diesel.

Siapakn 200 Motor

Sementara, Pertamina Marketing Operation Region (MOR) IV wilayah Jawa tengah dan DIY menyiapkan 200 unit sepeda motor dari Satgas Bahan Bakar Minyak (BBM) yang akan diterjunkan Pertamina saat arus mudik Lebaran 2018 dimulai.

Satgas BBM bermotor itu mulai bersiaga sejak 6 Juni 2018 atau mulai H-9 Lebaran di sepanjang jalan tol di Jawa.

“Jadi total yang kami siapkan di MOR IV itu motoris ada 200 unit dan mulai tanggal 6 Juni sudah go live,” kata Field Field Marketing Pertamina MOR IV Karesidenan Pekalongan Fachrizal Imaduddin di SPBU MURI Tegal, Jawa Tengah, kemarin.

Adapun pembagian distribusi 200 unit sepeda motor itu adalah sebanyak 125 unit di Jalur Pantura dan 75 sisanya di Jalur Selatan.

“Kemudian untuk khusus lagi, dari 125 titik di jalur utara itu ada jalur tol kan, dipecah lagi di masing kios di jalur tol itu ada 4 motoris di tiap rest area-nya,” ujar Fachrizal.

Masing-masing unit sepeda motor itu akan dibekali 30 liter BBM jenis Pertamax dalam kemasan 10 liter dan akan beroperasi ketika kemacetan terjadi di jalan tol. Harga yang dibanderol tidak berbeda dengan harga di SPBU.

“Harga harus kami samakan yang ada di jalur tol dan di SPBU. Semua enggak boleh ada perbedaan harganya. Untuk stabilisasi,” imbuh Fachrizal.

Dengan demikian, jika harga Pertamax per liter saat ini Rp 8.900, maka konsumen harus merogoh kocek hingga Rp 89.000 untuk membeli Pertamax dalam kemasan yang dibawa satgas BBM bermotor.(helmi/berbagai sumber)

Foto: dok, ilustrasi

Terbaru
Terpopuler
Terkomentari