Angkasa Pura 2

Wings Air Terbangi Ambon-Fak-Fak

Bandara KokpitMinggu, 3 Juni 2018
Wings Air ATR 72-600 registrasi PK-WHG. Foto oleh Maulana Arif

JAKARTA (BeriaTrans.com) – Mulai besok (4/6/2018) Wings Air akan menerbangi rute Ambon-Fak-Fak (Papua Barat) dengan mengoperasikan armada terbaru turboprop tipe ATR 72-500 atau ATR 72-600 yang berkapasitas 72 kursi kelas ekonomi.

Penerbangan tersebut dilayani secara berjadwal setiap Senin, Rabu, dan Jumat. Pesawat dijadwalkan berangkat dari Bandara Internasional Pattimura, Ambon, Maluku (AMQ) bernomor IW1502 pukul 07.40 WIT dan tiba di Bandara Torea, Fak-Fak, Papua Barat (FKQ) pada 08.50 WIT. Di hari yang sama, rute sebaliknya dengan nomor IW1503 akan diberangkatkan dari Torea pukul 09.10 WIT dan mendarat di Pattimura pada 10.20 WIT.

Direktur Operasional Wings Air Capt. Redi Irawan menyatakan pihaknya komit menghubungkan antarwilayah di Indonesia yang diharapkan mampu menawarkan kemudahan bagi pelanggan maupun masyarakat ketika bepergian serta kelancaran arus logistik.

“Kehadiran rute terbaru Ambon menuju Fak-Fak pergi pulang (PP) ini berdasarkan tingginya permintaan  traveler yang mengharapkan tersedianya penerbangan langsung dalam akses sektor pariwisata,” kata Redi dalam keterangan resmi, Ahad (3/6/2018).

Di sisi lain, potensi perekonomian di kedua daerah juga semakin mengeliat. Semoga dengan layanan baru ini oleh Wings Air dapat membantu peningkatan investasi dan perdagangan.

Penerbangan Ambon ke Fak-Fak merupakan bagian dari strategi pengembangan bisnis ke wilayah timur sekaligus mendukung program pemerintah mendatangkan wisatawan.  Kami optismis, operasional Wings Air terbaru ini akan memberikan nilai tambah lebih kepada pengguna jasa antara lain mempersingkat waktu karena jarak tempuh hanya sekitar 110 menit, tanpa harus singgah terlebih dahulu serta tarif tiket terjangkau.

“Untuk tahap awal, layanan tersedia tiga hari dalam sepekan. Apabila pasar terus tumbuh di kedua destinasi tersebut, maka tidak menutup kemungkinan Wings Air akan meningkatkan frekuensi terbang yang disesuaikan market,” ujarnya. (omy)