Angkasa Pura 2

Jalanan Macet, Organda: Leadtime Perjalanan dari Cikampek-Tanjung Priok Menjadi 3-4 Jam

KoridorSenin, 4 Juni 2018
Truk petikemas macet

JAKARTA (BeritaTrans.com)- Kemacetan di kawasan Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta Utara membuat waktu tempuh truk angkutan barang dari dan menuju pelabuhan terbesar di Indonesia makin lama.

Biaya operasi yang dikeluarkan pengusaha angkutan dan awak kendaraan juga makin membengkak. Masalah ini yang belakangan dialami pengusaha truk anggota Organda terkait dinamika yang tengah berkembang.

“Saat ini, leadtime perjalanan dari Cikampek ke Tanjung Priok yang biasa ditempuh 3.5 jam dan Cikarang ke Tanjung Priok 2,5 jam dengan adanya kemacetan dari Cakung ke Tanjung Priok menjadi bertambah sekitar 3-4 jam,” kata Kadep Angkutan Barang dan Multimoda DPP Organda Kusuma Natali kepaa BeritaTrans.com di Jakarta, Senin (4/6/2018).

Padahal, kata dia, itu hanya untuk menempuh jarak 9 km dari Cakung ke Pelabuhan Tanjung Priok. “Kondisi tersebut terjadi disebabkan semua truck turun dari toll ke jalan alternatif, jelas Kusuma.

Dia menyebutkan, keberadaan toll akses Tanjung Priok saat ini tidak ada perubahan kemacetan dengan sebelum dibangun toll.

Sebelumnya, terang Kusuma, dari Cikampek ke Tanjung Priok sempat ada kenaikan prosentase penambahan kecepatan dari 33% menjadi 38%. Hal itu terjadi karena dampak pemberlakuan toll Tanjung Priok,” sebut Kusuma.

“Tarif tol di akses terusan Tanjung Priok terlalu mahal. Untuk truk golongan 5 sebesar Rp45.000 dan truk golongan 3 sebesar Rp37.000,” aku Muslin, pelaku usaha logistik lannya d Tanjung Priok.

Jumlah itu, menurut Lisin, sapaan akrab di, dirasa terlalu mahal dibandingkan jarak yang tempuh. “Akibatnya, makin banyak truk yang melintas di jaan arteri dan akhir macet parah itu,” tandas dia.(helmi)