Angkasa Pura 2

Gunakan HP Saat Berkendara Diancam Denda Rp750 Ribu

Koridor OtomotifSelasa, 5 Juni 2018
Telpon Berkendara

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) terus mengampanyekan tata cara dan aturan berlalu lintas yang aman dan selamat. Termasuk tidak boleh menerima atau melakukan panggilan saat telepon berkendara.

Mengendarai sepeda motor sambil menelepon dengan handphone/ HP atau alat panggil lainnya sangat dilarang. Selain mengancam keselamatan diri sendiri juga membahayakan pengguna jalan lain.

“Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, pasal 283 telah mengatur bahwa setiap orang yang mengemudikan kendaraan bermotor di jalan secara tidak wajar dan melakukan kegiatan lain atau dipengaruhi oleh suatu keadaan yang mengakibatkan gangguan konsentrasi dalam mengemudi, akan dipidana dengan kurungan paling lama tiga bulan kurungan atau denda paling banyak Rp750.000,” sebut akun @kemenhub151.

Kemenhub pun mengajak para pengguna jalan terutama pengemudi sepeda motor untuk menjaga konsentrasi saat berkendara, untuk keselamatan kita dan orang lain.

Dalam berrkendaraan, keselamatan harus menjadi fokus utama baik untuk angkutan umum atau kendaraan pribadi. Mereka harus taat aturan terutama untuk meweujudkan keselamatan dan keamanan berkendara di jalan raya.(helmi)

loading...