Angkasa Pura 2

Dukung Angleb 1439 H/2018, Pelni Bekali 230 ABK Kapal Baru

DermagaKamis, 7 Juni 2018
IMG-20171007-WA0062

JAKARTA (beritatrans.com) – PT. Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) mendapatkan penugasan baru dari pemerintah untuk mengoperasikan 10 kapal Sabuk Nusantara (Sanus) untuk wilayah-wilayah terdepan, terpencil, tertinggal dan daerah perbatasan (3TP).

Kapal baru buatan dalam negeri itu nantinya akan dioperasikan Indonesia Barat, Tengah dan Indonesia Timur sebagai sarana transportasi utama bagi warga kepulauan yang sangat membutuhkan kapal untuk mobilisasi antar pulau.

Sebagai negara kepulauan Indonesia sangat membutuhkan kapal-kapal tipe kecil sebagai sarana mobilitas warga dalam pemenuhan kebutuhan, pengembangan dan pertumbuhan perekonomi di wilayah di kabupaten-kabupaten yang sebagian wilayahnya berupa kepulauan. Kapal-kapal itu telah tiba dan saat ini disiagakan di Pelabuhan Tanjung Priok untuk mendukung angkutan mudik gratis dari Tanjung Priok, Jakarta ke Tanjung Emas, Semarang, Jawa Tengah.

Corporate Secretary PT. Pelni (Persero), Ridwan Mandaliko di Jakarta, Kamis (7/6/2018) mengatakan 10 kapal Sanus dan 6 kapal pengangkut sepeda motor disiagakan pemerintah. Kapal negara itu akan dioparasikan pada angkutan lebaran ini.

“Pelni siap melaksanakan penugasan dari negara. Kapal-kapalnya baru semua dan telah tiba di Pelabuhan Tanjung Priok pada Senin (4/6/2018) dari Galangan Kapal di Batam, Palembang dan Madura,” kata Ridwan.

Untuk mendukung pengoperasian kapal baru tersebut, PT. Pelni (Persero) telah menyiapkan 230 personil sebagai anak buah kapal (ABK) berkualitas dan bersertifikat. Sebelum mereka diterjunkan melayani masyarakat, PT. Pelni (Persero) memberikan pembekalan kepada crew KM. Sanus dan kapal pengangkut sepeda motor dalam program mudik gratis yang bertujuan mencegah kecelakaan lalu lintas di jalan raya.

Pembekalan crew untuk mengoperasikan 10 kapal Sanus yaitu Sanus 80, Sanus 84, Sanus 85, Sanus 86, Sanus 87, Sanus 95, Sanus 97, Sanus 99, Sanus 106 dan Sanus 107 dilakukan oleh instruktur Pelni sebagai pelaut senior yang telah berpengalaman menjadi menjadi Nakhoda kapal tipe kecil himgga tipe 3.000 pax yang merupakan kapal terbesar milik PT. Pelni.

Pembekalan meliputi Familiarisasi atau pengenalan kapal baru, kenavigasian dan bernavigasi, pelayanan prima, keselamatan dan perbekalan kapal. Para instruktur terdiri para Captain senior di Pelni ini memiliki akurasi dan profesionalisme yang tinggi, sehingga diharapkan para crew baru ini dapat memberikan pelayanan maksimal kepada pelanggan dengan mengutamakan keselamatan, keamanan dan kenyamanan pelanggan Pelni.

Ketua Tim penerimaan kapal baru yang juga VP Nautika PT. Pelni Capt Labani, mengatakan pembekalan ini penting untuk menjaga keselamatan dan pelayanan dalam pelayanan angkutan mudik gratis lebaran dari Jakarta-Semarang.

Selain menyiapkan Crew kapal Sanus, Pelni juga siap mengoperasikan kapal pengangkut sepeda motor dengan yang akan dioperasikan bersamaan dengan kapal Sanus angkutan mudik gratsi sepeda motor.

Untuk mendukung angkutan mudik gratis sepeda motor PT. Pelni telah menyiapkan KM. Dobonsolo yang sudah rutin digunakan pada mudik gratis angkutan sepeda motor setiap tahun pada masa angkutan lebaran.

“Pelni menyiapkan KM. Dobonsolo, kapal 3in1 buatan Jerman ini dapat mengangkut 1.200 sepeda motor dan 2.000 penumpang dalam satu kali pelayaran. Selain itu kami juga sudah menyiapkan crew untuk mengoperasikan 10 kapal Sanus dan kapal pengangkut sepeda motor. Semua sudah siap,” tutur Capt. Labani. (aliy)