Angkasa Pura 2

Bijak di Medsos, Brigjen Rikwanto: Berita Hoax Bom di Pesawat Lion Air di Pontianak Dampaknya Sangat Buruk

IMG-20180608-WA0041

BANDUNG (BeritaTrans.com) – Saat ini teknologi sudah menjelma menjadi gaya hidup masyarakat modern.  Hadirnya media sosial (medsos), mulai face book, tweeter, instagram dan lainnya membuat penyebaran informasi makin cepat dan enak.

Semua orang bisa menjadi seorang  wartawan. Jurnalisme warga ini bak pisau bermata dua, ada positif dan negatifnya.

Hadirnya sosial media, semua orang bisa menjadi wartawan tanpa harus kuliah di jurusan jurnalistik bertahun-tahun, semua orang bisa menjadi fotografer tanpa harus kuliah atau mengikuti pelatihan semacamnya.

Semua orang bisa menjadi komentator dan saling menghina di sosial media. Namun yang terjadi saat ini, orang dengan mudahnya berbagi informasi atau meng-update status tanpa menimbang dampak yang akan terjadi.

Selain itu,  diluar sana dengan mudahnya para netizen yang reaktif berkomentar, men-judge, mencela, mempermainkan, bahkan ‘membunuh’ karakter orang lain.

“Yang terjadi saat ini semua orang dengan mudahnya berbagi informasi atau update status tanpa menimbang apa yang terjadi,” kata Brigjen (pol) Rikwanto – Karo Multimedia Divhumas Polri, hari ini Jumat (8/6/2018).

Dikatakan, perlu sikap hati-hati menerima konten medsos sekaligus jangan terlalu mudah membagikan info tersebut jika belum tahu kejadian sebenarnya.

“Sekitar 70-80% konten medsos hoax dan tak bisa dipertanggungjawabkan. Inilah yang mesti disikapi dengan bijak,” jelas Rikwanto di depan anak-anak yatim dan dhuafa dari Kota Bandung itu.
 
Bijak Gunakan Medsos

Dia menyebutkan, sebagai pengguna medsos zaman now, sudah selayaknya  supaya kita bijak dalam bermedia sosial.

Yang pasti, tambah dia, sikapi dan pahami benar konten medsos yang kita terima. Jika meragukan, perlu dikonfirmasi ke pihak-pihak yang berwenang.

“Jangan sebarang menyebarkan berita “bohong” karena  bisa merugikan diri sendiri dan orang lain.  Jangan sampai informasi kita membuat perpecahan dan kerusakan pihak lain,” tandas Rikwanto.

Kasus terakhir berita hoax ada bom di pesawat Lion Air di Pontianak dampaknya sangat buruk. Akibatnya  orang pada takut dan berhamburan keluar pesawat.

“Akitanya  banyak yang luka, patah tulang dan lain. Intinya hoax berdampak negatif dan merugikan orang,” tegas Rikwanto. (helmi)