Angkasa Pura 2

Ingat Berbahaya, Rikwanto: Hoax Itu Sudah Ada Sejak Nabi Adam AS

IMG-20180608-WA0002

BANDUNG (beritatrans.com) – Kepala Biro Multimedia Divisi Humas Polri Brigjen Pol Rikwanto meminta kita bersikap bijak dan hati-hati menggunakan media sosial (medsos). Jangan mudah sebarkan berita yang belum tahu kebenatannya bahkan visa jadi berita hoax.

“Hoax sejak zaman dulu sudah ada, bahkan zaman Nabi Adam As. Karena bujuk rayu iblis yang ternyataa hoax, Nabi Adam As makan buah quldi. Dan dihukum dan dikeluarkan dari Surga, ” kata Brigjen Rikwanto dalam dialog dan bukber bersama anak yatim dan dhuafa di Bandung, Jumat (8/2/2018).

Kedua, zaman Nabi Yusuf. Saat kecil begitu, ada tanda-tanda kenabiannya, para saudaranya iri. Kepada ayahnya, Nabi Ayyub As, dibilang Yusuf kecil mati dimakan binatang buas.

Padahal, Yusuf dijual ke tukang budak belian. Akhirnya ayahnya bersedih dan nangis sampai berurai darah dan air mata. “Semua itu terjadi karena berita hoax, alias berita tidak benar,” jelas Rikwanto lagi.

Yang tak kalah menarik dicermati, adalah saat berita hoax di pesawat Lion Air di Pontianak, Kalimantan Barat belum lama ini. “Karena berita hoax ada bom di pesawat, membuat penumpang kacau dan pada berhamburan keluar. Sampai Ada melompat dari sayap pesawat sampai luka-luka bahkan patah tulang karena hoax, ” papar Rikwanto.

Dikatakan Rikwanto, saat ini masih banyak hoax bertebaran di antara kita. Padahal, dampaknya sangat buruk bahkan mengancam keutuhan bangsa dan negara. “Disini Kira Harus bijak gunakan medsos, ” pinta Rikwanto.

Hati-Hati Gunakan Medsos

“Disinilah kita harus hati-hati menyikapi dan menggunakan medsos. Jangan sampai terjerumus ke hoax,” papar Rikwanto.

Pati Polri itu menyampaikan, tips aman dan bijak menggunakan medsos. Periksa dan pahami konten dalam medsos. “Jangan terlalu muda sebarkan berita dengan medsos jika tak tahu kebenarannya, ” pinta Rikwanto.

Ada beberapa hal yang perlu diwaspadai andalah berita hoax atau palsu. Kemudian ujaran kebencian atau hate speech. Ketiga ujaran terkair sara.

“Semua harus diwaspadai dan dihindari. Dampaknya sangat buruk bahkan mengancam keutuhan bangsa dan negara. Hoax harus disikapi dengan bijak. Oleh karenanya menggunakan medsos jangan sembarangan. Harus disertai semangat yang baik dan benar,” tandas Rikwanto. (helmi)