Angkasa Pura 2

Ditjen Hubud Yakinkan Layanan Penerbangan di Bandara Kertajati Siap

Bandara KokpitSabtu, 9 Juni 2018
IMG_20180524_074002

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Sejak kemarin (8/6/2018) Bandara Kertajati di Majalengka mulai melayani penerbangan. Maskapai Citilink yang melakukan penerbangan perdana dengan rute Kertajati-Surabaya PP gunakan pesawat Airbus A320 berkapasitas 180 kursi.

Penerbangan perdana ini merupakan extraflight Citilink selama Lebaran. Mulai 1 Juli 2018, maskapai ini akan membuka penerbangan reguler Kertajati-Surabaya PP yang akan dilayani 7 kali dalam seminggu.

Penerbangan perdana Citilink dari Surabaya-Kertajati dengan nomor penerbangan QG 9820 berangkat dari bandara Juanda, Surabaya pada pukul 05.25 WIB dan tiba di Kertajati pada pukul 06.55 WIB. Penerbangan ini mengangkut 70 penumpang.

Sedangkan untuk penerbangan Kertajati-Surabaya dengan no penerbangan QG 9821, berangkat pada pukul 07.25 WIB dan tiba di Surabaya pada pukul 08.55 WIB dengan mengangkut 175 penumpang.

Dirjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Agus Santoso menyambut baik penerbangan perdana ini. Diharapkan penerbangan tersebut bisa lebih melancarkan arus mudik dan balik Lebaran dari Jawa Barat menuju Surabaya dan sekitarnya.

“Saya mengharapkan nantinya akan dibuka penerbangan ke kota-kota lain di Indonesia baik oleh Citilink maupun maskapai lainnya. Mengingat Jawa Barat merupakan provinsi dengan jumlah penduduk terbanyak di Indonesia yaitu lebih dari 46 juta sehingga sangat diperlukan tambahan moda transportasi ke daerah-daerah lain,” papar Agus di Jakarta, Sabtu (9/6/2018).

Sebagai regulator penerbangan, Agus akan selalu memastikan penerbangan di Bandara yang baru diresmikan pada 24 Mei lalu tersebut berjalan dengan selamat, aman dan nyaman. Terkait hal tersebut, Agus menyatakan sudah mengkoordinasikan  operator penunjang seperti pengelola navigasi penerbangan AirNav Indonesia dan pengelola bandara PT Angkasa Pura II serta BMKG untuk mendukung penerbangan tersebut.

“Bandara Kertajati adalah bandara baru di mana semua sarana dan prasarananya juga baru. Namun saya nyatakan bahwa bandara ini sudah siap 100 persen melayani penerbangan dan penumpang. Kami sudah memvalidasinya dan selalu menginspeksi baik dari sisi darat dan udara. Jadi ini bukan penerbangan coba-coba tapi operasional penerbangan yang terukur dan profesional,” ungkapnya. (omy)