Angkasa Pura 2

KNKT: Operator Angkutan Lebaran Agar Menjadikan Keselamatan Sebagai Prioritas

Bandara Emplasemen Koridor OtomotifSenin, 11 Juni 2018
Soerjanto KNKT-Garut

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Komite Nasional Keselamatan Nasional (KNKT) mengimbau kepada para penyelenggara angkutan Lebaran di tahun 2018 agar menjadikan keselamatan transportasi menjadi prioritas penyelenggaraan angkutan Lebaran tahun ini.

Dengan prinsip selamat di perjalanan serta selamat sampai di tujuan. “Berdasarkan data yang diperoleh KNKT, tingkat keselamatan di tahun 2017 relatif lebih baik untuk seluruh moda transportasi umum,” kata Ketua KNKT Dr.Ir Soerjanto Tjanjono di Jakarta, kemarin.

KNKT sebagai koordiantor keselamatan transportasi selama arus mudik dan balik Lebaran 2018 terus melakukan sosialisasi dan memberdayakan masyarakat termasuk ke terminal dan bertemu pengemudi angkutan umum. “KNKT memberikan penekanan perlunya menegakkan aturan keselamatan baik armada atau SDM yang akan mengoperasikan harus laik jalan,” jelas Soerjanto lagi.

Realitas tingkat keselamatan yang makin baik pada arus mudik Lebaran 2017, menurut Soerjanto, tersebut tidak lepas dari kuasa Tuhan dan juga upaya dari seluruh jajaran Kementerian Perhubungan (Kemenhub) serta unit kerja Kementerian/Lembaga terkait untuk memastikan keselamatan, keamanan.

‘Yang tak boleh dilupakan, adalah pelayanan keada para penumpang, khususnya pada arus mudik dan balik Lebaran yang lebih baik dan berwawasan keselamatan,” jelas Soerjanto. seperti diansir akun FB #knkt.

Oleh karena itu, tambah dia, KNKT mendukung penuh uaya pemerintah mel paling lakukan ramp check dan mempersiapkan armada angkutan Lebaran dengan lebih baik, aman dan selamat.

“Keselamatan harus menjadi prioritas dalam industri transportas termasuk di matara darat. meski moda trabpirtasi makin beragam dan modern, namun matra darat tetap paling favorit di Indonesia,” papar Soerjanto.

Dia menambahkan, semua pihak harus berkontribusi dalam menegakkan aturan keselamatan transportasi. Operator angkutan umum harus memastikan semua armada dan SDM-nya laik jalan.

“Masyarakat sebagai konsumen juga harus sadar dan peduli pada aspek keselamatan,” tegas Soerjanto.(helmi)