Angkasa Pura 2

Cuaca Buruk di Lampung, Lion Air Alihkan Pendaratan ke Bandara Soekarno-Hatta

KokpitSelasa, 12 Juni 2018
2018-03-04 15.47.32

TANGERANG (BeritaTrans.com) – Pesawat Lion Air tujuan Radin Inten II, Tanjung Karang, Lampung, mengalihkan pendaratan ke Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banteng.

Pesawat Boeing 737-900ER dengan nomor registrasi PK-LJZ itu membawa tujuh kru serta 207 penumpang dewasa, delapan anak-anak dan delapan bayi dari Bandara Hang Nadim, Batam, Kepulauan Riau, Senin (11/6/2018).

“Namun pesawat tidak dapat mendarat di Lampung dikarenakan cuaca buruk dengan jarak pandang 500 meter di Radin Inten II, yang tidak memenuhi kualifikasi keselamatan penerbangan,” ungkap Corporate Communications Strategic Lion Air, Danang Mandala Prihantoro, dalam siaran pers kepada BeritaTrans.com dan Aksi.id.

Untuk menjamin keselamatan, keamanan seluruh penumpang dan kru, pilot memutuskan untuk melakukan pengalihan pendaratan (divert) ke Bandara Soekarno-Hatta dan mwndarat pukul 15.45 WIB.

Pilot sudah menjalankan tindakan sesuai standar operasi prosedur penerbangan dan berkoordinasi dengan pengelola bandar udara, AirNav selaku pengatur lalu lintas udara serta pihak terkait.

Atas keadaan tersebut, Lion Air telah menginformasikan kepada seluruh pelanggan yang terkena dampak dan terus memperbarui informasi sesuai perkembangan.

Lion Air telah menerbangkan kembali JT173D dengan jadwal terbang dari Cengkareng pukul 16.40 WIB dan mendarat di Tanjung Karang pada 17.30 WIB, setelah mendapatkan informasi bahwa Bandar Udara Radin Inten II dinyatakan aman (safety) untuk proses operasional penerbangan.

Lion Air sudah menerbangkan JT174 dengan jadwal terbaru dari Tanjung Karang pukul 18.05 WIB dan tiba di Batam pada 19.20 WIB. (awe).