Angkasa Pura 2

Libur Panjang Tak Efektif, YLKI: Pemudik Masih Menyerbu H-3 dan H-2 Lebaran

KoridorRabu, 13 Juni 2018
5b0f902aa39a6-sorot-mobil-mudik-kendaraan-pemudik-memadati-ruas-tol-cipali-palimanan-cirebo_375_211

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) mencatat, sampai H minus 4 arus mudik Lebaran relatif lancar, tak ada bencana kemacetan di jalan tol dan atau di jalan non tol.

Namun kondisi berbalik drastis pada H minus 3 dan H minus 2, kemacetan di jalan tol mencapai klimaksnya. Pada H minus 3 kemacetan di pintu tol Cikarang Utama mencapai lebih dari 28 km.

“Ekor kemacetannaya pun terasa sampai Cawang, tol dalam kota. Bahkan pada H minus 2, hari ini, kemacetan di tol Cikampek makin parah. Tol Copali pun macet total hingga 42 km,” kata Ketua YLKI Tulus Abadi di Jakarta, Rabu (13/6/2018).

Masalaha sekarang, jelas Tulus,   perpanjangan Libur Lebaran ternyata tidak efektif untuk mendorong pemudik melakukan perjalanan mudik lebih awal.

“Terbukti para pemudik masih menyerbu untuk mudik Lebaran pada H minus 3 dan H minus 2. Bahkan mungkin H minus 1. Bisa juga dikatakan perpanjangan libur Lebaran tidak dipatuhi oleh sektor pelaku usaha,” jelas Tulus.

Tersambungnya tol Trans Jawa, kilah aktivis YLKI  itu, juga tidak mampu menampung lonjakan kendaraan pribadi roda empat yang melewati jalan tol, terutama tol Cikampek, dan Cipali.

“Peningkatan pemudik roda empat cukup signifikan. Menurut Kemenhub pada 2017 sebanyak 3,3 juta unit dan pada 2018 mencapai 3,7 juta unit.”

“Bisa dipastikan lebih dari 40 persennya adalah pengguna tol. Bisa dibayangkan jika jumlah pemudik di Jabodetabek mencapai 11 juta,” tandas Tulus.(helmi)

loading...