Angkasa Pura 2

ONTripMudik, Kami Berharap Segala Keperluan Informasi Seputar Mudik

images-3

JAKARTA (BeritaTrans.com)- Tahun 2018 ini ONTripMudik kembali berpartisipasi dalam membantu masyarakat memperoleh informasi seputar mudik mulai dari peta jalur mudik, titik-titik kemacetan, informasi rest area, posko kesehatan serta berbagai tips penting agar perjalanan mudik tetap aman dan nyaman.

“Dengan ONTripMudik, kami berharap segala keperluan informasi seputar mudik bisa didapatkan oleh para pemudik sehingga bisa membantu persiapan mudik. Ini merupakan bentuk support kami kepada para pemudik di samping beberapa kerjasama kami dengan beberapa komunitas mudik,” ujar Winda Ayuputri Apsari, CEO ONTrip dalam keterangan pers, Selasa (12/6/2018).

Dirinya mengutip data dari Kementerian Perhubungan Republik Indonesia bahwa 2018 ini jumlah pemudik mengalami pelonjakan sebesar 10-12% atau setara dengan 22-25 juta orang. Hal ini mendapatkan perhatian serius sebab tingginya arus mudik berpotensi menyebabkan meningkatnya angka kecelakaan akibat kondisi fisik pengemudi yang menurun, dan kurangnya kesadaran untuk tertib berlalu lintas.

Tahun lalu, kata Winda angka kecelakaan pada musim mudik sebanyak 1.299 kejadian. Angka tersebut mengalami penurunan dari tahun 2016 yakni sebanyak 1.515 kejadian. Kendati terjadi penurunan pada angka kecelakaan, Winda menegaskan ONTrip ingin untuk terus menurunkan angka kecelakaan dengan upaya-upaya pencegahan yang bisa dilakukan.

“Kemacetan pada arus mudik tentunya tidak dapat dihindari lagi. Jarak tempuh yang jauh dan kondisi fisik yang menurun akibat terjebak macet menjadi alasan seringnya terjadi kecelakaan. Maka kami selalu berupaya memberikan akses kemudahan bagi) ONTripers (sebutan untuk para fans ONTrip) dalam mendapatkan info atau peringatan seputar rute yang aman, rute yang rawan serta posko-posko peristirahatan,dan lain sebagainya,” jelasnya.

Tidak hanya untuk pulau Jawa, Winda menuturkan informasi perjalanan mudik juga tersedia meliputi Pulau Sumatera, Sulawesi dan Kalimantan. Informasi ini dapat dilihat dalam bentuk digital berupa infografik dan video yang dibagikan di sosial media, messanger group, youtube channel, website serta platform online lainnya.(Helmi)

Terbaru
Terpopuler
Terkomentari