Angkasa Pura 2

Ditjen Hubud Komit Kawal Pengembangan di Bandara Soekarno Hatta

Bandara KokpitJumat, 22 Juni 2018
IMG-20180621-WA0032

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Pengembangan Bandara Soekarno Hatta kelolaan PT Angkasa Pura II dengan membangun Terminal 4 dipastikan dimulai tahun 2020. Saat ini, perancangan terminal baru itu sedang dikerjakan. Lokasinya di bekas lapangan golf Suwarna dalam kawasan bandara.

Kepastian tersebut disampaikan oleh Presiden Joko Widodo saat mengontrol dan memberikan arahan langsung untuk kelancaran arus balik lebaran di Terminal 1 C Bandara Soekarno Hatta pada Kamis (21/6/2018). Dia meninjau serta mengarahkan langsung pembangunan landasan ancang (taxiway) dan landasan pacu (runway) yang ke-tiga di bandara tersebut.

Dalam kesempatan kunjungan ini Presiden didampingi Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Dirjen Perhubungan Udara Agus Santoso, dan Direktur Utama PT Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin.

“Bandara Soekarno-Hatta merupakan bandara paling sibuk dan ramai di Indonesia. Di sisi lain, pertumbuhan penerbangan udara mencapai 9 persen per tahun. Ini pertumbuhan yang cepat sekali. Jadi kita akan terus bangun bandara baru, terminal-terminal baru, termasuk yang kita bangun adalah Bandara Soekarno-Hatta ini,” ujar Jokowi.

Dia menuturkan, setiap hendak lepas landas (take off) di Bandara Soekarno-Hatta, pesawat perlu menunggu atau mengantre sekitar 20-30 menit. Dengan demikian, perlu upaya mengatasinya. Salah satunya adalah membangun east-cross taxiway dan runway di bandara.

“Pembebasan (lahan) sudah selesai 70 persen. Konstruksi sudah dimulai prosesnya. Kami harapkan paralel taxiway selesai pada akhir Desember 2018. Lalu, runway ke-tiga sebelah utara akan selesai Juni 2019. Semua itu bagian dari persiapan kita untuk menghadapi lonjakan jumlah penumpang dan untuk meningkatkan pelayanan pada penumpang udara,” urainya.

Atas tinjauan dan arahan Jokowi, Dirjen Agus menyampaikan pihaknya komit mengawal pengembangan yang dilaksanakan di bandara terbesar Indonesia itu.

Tahun ini jumlah penumpang yang melalui Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta sudah mencapai 63 juta penumpang.

“Tahun 2025, jumlah itu diperkirakan melonjak sampai 100 juta orang. Jika tak dipersiapkan dari sekarang, kita akan kedodoran menghadapi lonjakan penumpang pesawat ini. Jadi apa yang sudah dicanangkan Presiden sangat tepat. Kami sebagai regulator penerbangan nasional akan melaksanakannya dengan serius,” ujarnya. (omy)

loading...