Angkasa Pura 2

Kemenhub Siapkan 250 Bus untuk Atlet dan Official Asian Games di Tiga Kota

KoridorKamis, 28 Juni 2018
IMG-20180628-WA0006

JAKARTA (BeritaTrans.com)  - Kementerian Perhubungan (Kemenhub)  menyediakan 250 unit bus untuk para atlet dan official Asian Games 2018 di Jakarta dan Palembang bulan Agustus mendatang. Bus tersebut disiapkan gratis untuk seluruh atlet dan afficial negara peserta Asian Games.

Bus tersebut disiapkan sebagai bentuk dukungan  Kemenhub pada Asian Games 18th yang digelar di Indonesia. “Event olah raga bangsa Asia itu harus sukses dan Indonesia harus mampu menjadi tuan rumah yang baik. Ini terkait harga diri kita sebagai bangsa,”  kata Kepala Badan Transportasi Jabodetabek Bambang Prihartono saat jumpa pers di Kemenhub, Jakarta Pusat, Kamis (28/6/2018).

Dikatakan, ratusan bus tersebut tersedia di tiga daerah, yakni Jakarta, Palembang, dan Bandung. “Disediakan 250 bus, didistribusikan 170 untuk di DKI Jakarta,  50 di Palembang, 30 di Bandung. Mereka disiapkan untuk ofisial dan atlet,” kata  Bambang Pri, sapaab akrab dia.

Selain itu, disediakan ratusan bus untuk penonton Asian Games. Penonton dapat menggunakan bus-bus  feeder TransJakarta secara gratis. Sedang bus TransJakarta di koridor masih akan dibahas lagi di tingkat Pemproc DKI Jakarta dan Dishub setempat.

Di luar untuk atlet san official, papar Bambang Pri,  ada bus untuk penonton, yang sebagian sudah diakomodasi TransJakarta reguler. ”Selain bus TransJakarta eksisting, alan ada tambahan 107 unit,” sebut Bambang Pri.

204 Bus Angkutan Umum

Sementara, sebagai antisipasi  pemberlakuan ganjil-genap di Jakarta, menurut Bambang, pihaknya bersama operatit akan menambahkab armadq  sebanyak 204 unit yang akan dioperasikan saat perhelatan Asian Games berlangsung.

“Bus tersebut disiapkan untuk angkutan umum masyarakat yang terdampak kebijakan ganjil genap serta tambahan untuk bus wisata  ada di existing,” tandas Bambang.

Dia menambahkan, BPTJ bersama pihak terkait seperti Dishub DKI Jakarta dan Korlantas Polri serta Polda Metro Jaya siap melakukan uji coba  rekayasa lalu lintas  dan pembatasan  kendaraan tersebut.

“Uji coba akan dimulai 2 Juli dan diberlakukab secara efektif mulai 1 Agustus 2018 mendatang. Demi kebaikan bangsa dan negara serta kesuksesan Asian Games masyarakat diminta maklum dan mendukungnya,” tandas Bambang Pri.(helmi)