Angkasa Pura 2

Penindakaan Truk ODOL Dimulai Pekan Depan

Aksi Polisi Koridor OtomotifRabu, 4 Juli 2018
IMG-20180703-WA0037

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) akan mulai melakukan penindakan terhadap truk angkutan barang yang  melanggar overdimensi dan overload (ODOL).  Kebijakan ini merupakan untuk pemerintah mencegah kerusakkan jalan, mengurangi korban kecelakaan sekaligus meningkatkan kelancaran arus barang dan jasa di Indonesia.

“Kita melakukan suatu launching kesepakatan. Kita dalam satu minggu ini akan memberikan toleransi bagi mereka yang masih melanggar tetapi maaf dengan segala kerendahan hati. Selanjutnya, kita akan menegakkan aturan yang sudah ada satu minggu sejak ini, “ kata Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi di Jakarta, kemarin.

Menegakkan hukum terhadap truk atau angkutan barang yang kelebihan atau ODOL akan mulai diberlakukan satu minggu ke depan. “Ini dilakukan untuk mengurangi dan mencegah terjadinya kerusakkan jalan, kecelakaan lalu lintas, maupun kerusakkan jembatan akibat overdimensi dan overloading,” jelas menhub dalam siaran pers itu.

Dalam pelaksanaan penegakkan hukum terhadap truk ODOL Kemenhub  akan bekerjasama dengan stakeholder baik pemerintah maupun swasta dan adanya komitmen dari para pelaku usaha untuk mematuhi aturan yang berlaku. “Oleh karenanya dalam koordinasi, kami dengan stakeholder baik pemerintah maupun swasta kita akan menegakkan aturan,” tutur Menhub

Aktifkan 43 UPPKB

Untuk pelaksanaan pengawasan truk angkutan barang yang overdimensi dan overloading, Kemenhub akan mengaktifkan pengoperasian 43 Unit Pelaksana Penimbangan Kendaraan Bermotor (UPPKB) di jalan arteri nasional dan menempatkan jembatan timbang portable di ruas jalan tol.

“Jembatan timbang sudah ada 43 yang akan diaktifkan, untuk yang di jalan tol akan ada timbangan yang portable” ungkap Menhub.

Menhub berharap aturan mengenai overdimensi dan overloading yang akan diberlakukan ini tidak menimbulkan kontraproduktif dalam dunia industri sehingga kita bisa disejajarkan dengan bangsa bangsa lain yang sudah Zero Overdimensi dan Overloading.
“Menhub juga berharap aturan ini tidak kontraproduktif dalam industri yang membutuhkan“ tandas Menhub Budi Karya.(helmi)