Angkasa Pura 2

Atasi Kemacetan, Indonesia Bisa Tiru Kota Bogota

KoridorSenin, 9 Juli 2018
Bus Bogota

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Membenahi transportasi publik tidak selalu identik dengan biaya tinggi seperti di negara maju.

Indonesia khususnya membangun transportasi umum bisa dilakukan, dan tak harus mengutarakan biaya besar. Sementara, kondisi kondisi transportasi Jabodetabek saat sudah  dalam kondisi kritis dan butuh segera dilakukan perbaikan.

Ternyata ada kota di negara berkembang di dunia yang sukses membenahi transportasi perkotaan itu. Dia  tanpa mengadopsi sistem berbiaya tinggi dan bisa diaplikasikan dengan baik.

“Adalah Bogota, kota di Kolombia yang sukses menyelesaikan masalah lalu lintas dengan membenahi transportasi publik seperti bus & penyediaan jalur khusus sepeda,” sebut akun #btj151 di Jakarta, Senin (9//7/2018).

Saat ini, transportasi publik digunakan untuk 69% dari semua perjalanan di Bogota.

Namun, lanjut akun #bptj151 itu, keberhasilan Bogota bukan hanya karena program Pemerintah. Lebih dari itu, publik secara sadar aktif berpartisipasi sehingga masalah transportasi mereka terpecahkan.

Sejalan dengan pelaksanaan Asian Games 18th di Jakarta Agustus mendatang, BPTJ bersama pihak terkait melakukan uji coba rekayasa lalu lintas di Jakarta dan sekitarnya.

Mereka itu antara lain, pembantasan kendaraan dengan ganjil-genap yang diperluas di jalan-jalan arteri. Selain itu, kendaraan angkutan barang juga dibatasi operasinya khususnya selama pelaksanaan hajat olah raga bangsa Asia itu.

Selain itu juga rencana buka tutup pintu tol, terutama di sekitar venew pertandingan Asian Games di Kota Jakarta dan Bandung.

Implikasinyam pemanggunaan kendaraan pribadi dibatasi. Semenbtara, Pemerintah bersama operator menambahkan armada angkutan umum, terutama bus TransJakarta dan feedernya di sejumlah titik di Kota Jakarta dan sekitarnya.

Melalui pembatasan kendaraan pribadi tu, diharapkan masyarakat ibukota mau beralih menggunakan angkutan umum. Dengan begitu, diharapkan bisa meningkatkan share angkuta umum dan kemacetan di Jakarta bisa berkurangg.(helmi)